KILASJATIM.COM, Surabaya – Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares kecewa setelah timnya kalah 0-1 dari PSM Makassar pada pekan keenam Super League 2026/2027. Selain kebobolan lewat gol bunuh diri, Green Force gagal memanfaatkan dua kesempatan penalti pada masa injury time.
Bermain di Stadion B.J. Habibie, Parepare, Kamis (22/10/2026), Persebaya berusaha menekan PSM sejak babak kedua. Namun, sejumlah peluang yang didapat belum mampu mengubah kedudukan.
Tendangan Toni Firmansyah pada menit ke-49 masih bisa diamankan kiper PSM. Peluang Miguel Pereira dan sepakan Alex Martins yang membentur mistar juga gagal menghasilkan gol.
PSM justru unggul lebih dahulu pada menit ke-74. Yuran Fernandes salah mengantisipasi bola hingga masuk ke gawang sendiri yang dijaga Reza Arya. Gol tersebut membuat Persebaya tertinggal 0-1.
Persebaya terus berusaha mengejar ketertinggalan. Sejumlah peluang kembali tercipta, tetapi penyelesaian akhir Green Force belum membuahkan hasil.
Drama terjadi pada masa injury time ketika Persebaya mendapat hadiah penalti setelah Risto Mitrevski dilanggar di kotak terlarang. Alex Martins maju sebagai eksekutor, tetapi tendangannya berhasil digagalkan kiper PSM.
Wasit kemudian memerintahkan penalti diulang karena kiper dinilai bergerak lebih dahulu sebelum tendangan dilakukan. Namun, Alex kembali gagal menuntaskan peluang keduanya. Persebaya pun harus menerima kekalahan 0-1 hingga laga berakhir.
Hasil ini menjadi kekalahan perdana Persebaya pada musim Super League 2026/2027. Kegagalan memanfaatkan dua penalti di penghujung pertandingan menambah kekecewaan tim tamu yang berpeluang membawa pulang poin dari Parepare.
Tavares mengakui timnya kecewa dengan hasil tersebut. Menurutnya, Persebaya kurang beruntung dalam pertandingan yang ditentukan oleh gol bunuh diri dan kegagalan mengeksekusi penalti.
“Terkadang, ada pertandingan ketika segala sesuatunya tidak berjalan sesuai harapan. Hari ini, kami kurang beruntung. Kami kehilangan tiga poin dan tentu sangat kecewa dengan hasil ini,” ujar Tavares dalam keterangannya yang dikutip dari laman resmi klub.
Ia juga menyoroti gol yang tercipta akibat kesalahan pemain sendiri serta kesempatan penalti yang tidak berhasil dimanfaatkan.
“Kami juga mendapatkan kesempatan melalui tendangan penalti, tetapi sayangnya gagal mencetak gol,” katanya.
Tavares meminta timnya menjadikan kekalahan tersebut sebagai bahan evaluasi. Persebaya harus memperbaiki kekurangan, terutama dalam penyelesaian akhir, sebelum menghadapi pertandingan berikutnya. (cit)
