Indonesia vs Singapura: Rematch Herdman dan Gavin Lee, Siapa Unggul?

oleh -46 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Timnas akan menghadapi Singapura di ASEAN Cup. (Foto: Istimewa)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Timnas Indonesia kembali berhadapan dengan Singapura. Duel ini menjadi kesempatan John Herdman membalas kegagalan sebelumnya saat adu taktik dengan Gavin Lee.

Indonesia akan menghadapi Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026) pukul 20.00 WIB.

Pertemuan kali ini terasa berbeda. Sebulan lalu, Singapura menjadi batu sandungan Indonesia di Piala AFF 2026.

Saat itu, Indonesia membutuhkan kemenangan untuk lolos ke semifinal. Namun, skuad Garuda hanya mampu bermain imbang 1-1 di Stadion Jalan Besar, 7 Agustus 2026.

Pelatih Timnas John Herdman akank diuji Singapura dalam ASEAN Cup (Foto: Istimewa/RTR))

Indonesia sempat unggul melalui Ragnar Oratmangoen. Singapura kemudian menyamakan kedudukan lewat Ilhan Fandi.

Hasil tersebut membuat Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF untuk dua edisi beruntun.

Dalam laga sebelumnya, Indonesia sebenarnya lebih dominan. Berdasarkan data AFF, Indonesia menguasai 60 persen penguasaan bola dan mencatatkan lima tembakan tepat sasaran. Singapura membukukan empat shot on target.

Namun, dominasi itu tidak cukup menghasilkan kemenangan.

Indonesia kesulitan membongkar pertahanan Singapura. Permainan skuad Garuda juga lebih banyak mengandalkan serangan dari sisi sayap dan umpan silang.

Kini Herdman mendapat kesempatan memperbaiki hasil tersebut.

Indonesia juga bisa turun dengan kekuatan yang lebih lengkap. Sejumlah pemain seperti Maarten Paes, Emil Audero, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Nathan Tjoe-A-On, Joey Pelupessy, hingga Ole Romeny sebelumnya tidak masuk skuad untuk Piala AFF 2026.

Kekuatan skuad Indonesia juga terlihat dari nilai pasar pemain. Nilai pasar Kevin Diks yang mencapai sekitar Rp 86,91 miliar bahkan lebih tinggi dibandingkan total nilai pasar skuad Singapura yang tercatat sekitar Rp 59,01 miliar.

Namun, angka tersebut tentu tidak otomatis menentukan hasil pertandingan.

Di kubu Singapura, Gavin Lee datang dengan catatan yang cukup solid sejak dipercaya menangani The Lions.

Baca Juga :  Side Events G20 Promosikan Keragaman Budaya dan Potensi Investasi Serta Pariwisata 

Pelatih berusia 36 tahun itu mulai menangani Singapura pada 25 Juni 2025. Awalnya berstatus pelatih sementara, Lee kemudian dipercaya sebagai pelatih permanen.

“Anak Kemarin Sore” yang siap memberi kejutan timnas Indonesia di ASEAN Cup. (Foto: Federasi Football Singapore)

Dari 14 pertandingan bersama Singapura, Lee mencatat delapan kemenangan, tiga hasil imbang, dan tiga kekalahan.

Yang menarik adalah rekornya dalam pertandingan tandang.

Dari tujuh laga tandang bersama Lee, Singapura meraih lima kemenangan, satu hasil imbang, dan hanya sekali kalah.

Satu-satunya kekalahan tandang tersebut terjadi saat Singapura menghadapi Thailand dalam laga persahabatan pada 13 November 2025.

Sebaliknya, Singapura mampu meraih kemenangan atas Malaysia, India, Hong Kong, Kamboja, dan Thailand. Sementara hasil imbang didapat saat menghadapi Vietnam.

Catatan itu menjadi modal Singapura sebelum kembali bertemu Indonesia di GBK.

Bagi Herdman, laga ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan perubahan setelah hasil imbang pada pertemuan sebelumnya. Bagi Gavin Lee, duel di Jakarta menjadi ujian lain untuk mempertahankan catatan tandang positifnya.

Indonesia vs Singapura akan kickoff pukul 20.00 WIB. Pertarungan kali ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga kesempatan bagi Herdman dan Lee kembali menguji strategi masing-masing. (cit)