KILASJATIM.COM, Surabaya – Persebaya Surabaya gagal mengamankan tiga poin saat menjamu PSS Sleman pada pekan kelima Super League 2026/2027. Meski Miguel Pereira mencetak dua gol, Green Force harus puas bermain imbang 2-2 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (18/10).
Hasil tersebut menyisakan kekecewaan bagi penjaga gawang Persebaya, Ernando Ari Sutaryadi. Ia menilai timnya belum mampu memberikan kemenangan yang diharapkan Bonek dan Bonita di kandang sendiri.
“Kami, para pemain, juga merasa kecewa karena belum bisa memberikan hasil yang diharapkan, terutama kemenangan di laga kandang ini,” ujar Ernando dikutip dari laman resmi klub, Selasa (20/10/2026).
Persebaya harus bekerja keras mengejar ketertinggalan setelah PSS dua kali mencetak gol. Miguel Pereira menjadi penyelamat Green Force lewat gol pada menit ke-36 dan 90+2.
Dua gol itu sekaligus menjadi catatan istimewa bagi winger asal Portugal tersebut. Ia mencetak gol pertamanya di Stadion GBT sekaligus menunjukkan kontribusinya dalam menjaga daya gedor Persebaya hingga menit akhir.
Miguel mengaku senang bisa mencetak dua gol. Namun, ia tetap kecewa karena kontribusi individunya belum cukup membawa tim meraih kemenangan.
“Saya senang bisa mencetak dua gol pertama saya di Stadion GBT. Sayangnya, kami belum bisa meraih tiga poin,” kata Miguel.
Ia menegaskan kemenangan tetap menjadi prioritas utama. Miguel berharap Persebaya terus berkembang dan mampu mengumpulkan poin pada pertandingan berikutnya.
Di sisi lain, efektivitas PSS dalam memanfaatkan peluang menjadi pekerjaan rumah bagi Persebaya. Berdasarkan catatan pertandingan, tim tamu melepaskan empat tembakan dengan tiga di antaranya mengarah ke gawang. Dua tembakan tepat sasaran tersebut berbuah gol.
Ernando meminta seluruh pemain segera mengevaluasi kekurangan tim, termasuk dalam mengantisipasi serangan lawan dan menjaga konsistensi permainan.
“Kami akan melakukan evaluasi dan memperbaiki setiap kesalahan, serta membenahi hal-hal yang masih kurang agar bisa menjadi lebih baik ke depannya,” tegasnya.
Kiper berusia 24 tahun itu juga mengapresiasi dukungan Bonek dan Bonita yang memenuhi Stadion GBT. Ia meminta suporter tetap memberikan dukungan kepada Persebaya meski hasil kandang belum sesuai harapan.
“Terima kasih atas dukungan Bonek dan Bonita. Jangan pernah berhenti mendukung kami karena perjalanan masih panjang,” ujarnya.
Persebaya kini harus mengalihkan fokus ke laga berikutnya melawan PSM Makassar pada Kamis (22/10/2026). Hasil imbang kontra PSS menjadi momentum bagi Green Force untuk membenahi kelemahan agar tidak kembali kehilangan poin. (cit)
