ISEF 2026: Usung Wastra Lokal  Produk Fashion ke Pasar Global

oleh -136 Dilihat
Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MOTIONFEST) 2026 di JICC Jakarta, Rabu (14/10). Pembukaan acara turut dihadiri Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, dan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar, serta para penggiat modest fashion Indonesia. (Ist/dok)

KILASJATIM. COM, Jakarta – Industri modest fashion memperluas peluang ekonomi bagi wastra Nusantara menuju produk fesyen berdaya saing global.  Indonesia dinilai unggul dalam keragaman budaya dalam produknya, regulasi, fasilitasi pemerintah bagi pelaku usaha, program promosi modest fashion berskala internasional, serta banyaknya koleksi modest fashion indonesia yang tampil di ajang fesyen internasional.

Berdasarkan laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE) 2025/2026, Indonesia menempati peringkat pertama dunia di sektor modest fashion.

“Posisi ini mempertegas peran strategis modest fashion Indonesia dalam perluasan pasar bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perluasan lapangan kerja bagi perajin dan desainer lokal, serta peningkatan ekspor produk kreatif Indonesia, ” kata Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Aida S. Budiman saat membuka Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MOTIONFEST) 2026 di JICC Jakarta, Rabu (14/10).

Pembukaan acara turut dihadiri Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, dan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar, serta para penggiat modest fashion Indonesia. Mengusung tema “Indonesia’s Integrated Modest Fashion Ecosystem: Transforming Modest Fashion Brands into Global Business”, IN2MOTIONFEST memasuki penyelenggaraan kelima dan untuk pertama kalinya berkolaborasi dengan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW).

Kolaborasi Bank Indonesia dan Kementerian Perdagangan ini mengintegrasikan penguatan kapasitas pelaku usaha dengan perluasan akses pasar, sehingga kreativitas dan kekayaan wastra Nusantara dapat berkembang menjadi produk bernilai tambah yang mampu bersaing di pasar global.

Aida menegaskan bahwa penguatan ekosistem modest fashion yang terpadu dari hulu hingga hilir adalah kunci untuk mengoptimalkan peluang pasar global.

“Melalui IN2MOTIONFEST, kami ingin mempertemukan pelaku usaha dengan pasar dan calon pembeli potensial agar peluang promosi dapat ditindaklanjuti menjadi transaksi dan kemitraan dagang berkelanjutan,” ujar Aida.

Baca Juga :  PLN Ajak Pemangku Kepentingan Komitmen Menuju Madura Lebih Terang dan Sejahtera

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya  menyampaikan bahwa pengembangan modest fashion membuka peluang bagi karya kreatif Indonesia untuk menjangkau pasar yang lebih luas, tidak hanya di negara-negara Muslim, tetapi juga di Eropa dan pasar internasional lainnya.

” Kekayaan budaya dan keunikan desain Indonesia menjadi modal untuk menghasilkan produk yang diminati konsumen global. Karena itu, penguatan industri kreatif perlu diiringi dengan upaya,mengembangkan dan melindungi kekayaan intelektual agar karya anak bangsa memiliki nilai ekonomi dan mampu bersaing di pasar dunia, ” ujarnya.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyatakan bahwa kekayaan wastra dan kreativitas fesyen Indonesia berpotensi memperkuat daya tarik Indonesia sebagai destinasi wisata belanja. Penyelenggaraan peragaan busana, pameran, dan berbagai kegiatan dalam IN2MOTIONFEST x JMFW 2026 diharapkan dapat membuka peluang kemitraan bisnis sekaligus menarik lebih banyak kunjungan wisatawan.

“Upaya ini juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan wastra Nusantara dan karya modest fashion Indonesia kepada dunia, sekaligus menghadirkan pengalaman berbelanja dan berwisata yang bernilai tambah, ” kata Widiyanti Putri Wardhana.

Sejak 2018, Bank Indonesia bersama Indonesian Fashion Chamber (IFC) dan kementerian/lembaga terkait konsisten mendukung pengembangan pelaku usaha melalui kurasi, pelatihan, dan pendampingan dalam program IKRA Brand Leveling System, termasuk pembinaan perajin wastra dan peningkatan kualitas produk.

Dalam penyelenggaraan IN2MOTIONFEST x JMFW 2026, UMKM binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur turut berpartisipasi untuk memperkenalkan karya modest fashion lokal ke pasar yang lebih luas. Empat UMKM yang ambil bagian dalam ajang ini adalah Gita Orlin, Riris Ghofir, Elva Fauqo, dan Ulur Wiji.

Keikutsertaan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan Bank Indonesia Jawa Timur dalam mendorong peningkatan daya saing pelaku usaha  utamanya UMKM modest fashion, memperluas akses pasar, serta memperkenalkan kreativitas dan kualitas produk modest fashion Jawa Timur di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga :  All New Kijang Innova Zenix Dengan Teknologi Hybrid System Aman Untuk Semua Kalangan

Dengan integrasi penguatan kapasitas usaha dan akses pasar tersebut, IN2MOTIONFEST x JMFW 2026 diharapkan dapat membuka peluang bisnis yang lebih luas bagi UMKM, meningkatkan nilai tambah wastra Nusantara, serta memperkuat daya saing industri modest fashion Indonesia di pasar global. (nov)