Telkom Siapkan Infrastruktur Digital 600 Gbps untuk Dukung MotoGP Mandalika 2026

oleh -343 Dilihat

KILASJATIM.COM, Jakarta – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) menyiapkan infrastruktur digital berkapasitas backbone hingga 600 Gbps untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 pada 9–11 Oktober 2026. Infrastruktur ini dirancang untuk mengantisipasi kebutuhan trafik hingga 195 Gbps sekaligus memastikan konektivitas tetap andal selama berlangsungnya ajang balap motor kelas dunia tersebut.

Kesiapan infrastruktur digital menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung operasional MotoGP Mandalika 2026. Berbagai aktivitas, mulai dari produksi siaran televisi, peliputan media, komunikasi operasional, hingga kebutuhan konektivitas para pemangku kepentingan, memerlukan jaringan yang stabil dan mampu menangani lonjakan trafik secara bersamaan.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, InfraNexia menyediakan layanan konektivitas di sejumlah titik strategis kawasan sirkuit Mandalika. Area yang mendapat dukungan jaringan meliputi Media Center, Paddock, Race Control, VIP Deluxe, TV Compound, Pit Building, serta titik-titik pendukung lainnya.

Direktur Network Telkom, Budi Satria Dharma Purba, mengatakan kolaborasi TelkomGroup dalam penyediaan konektivitas digital serta sinergi dengan seluruh pihak menjadi kunci untuk mendukung kesuksesan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026.

“Dalam event berskala internasional seperti MotoGP, konektivitas merupakan bagian dari infrastruktur pendukung yang harus siap ketika seluruh aktivitas mulai berjalan secara bersamaan. Karena itu, fokus kami bukan hanya pada kapasitas, tetapi juga pada kesiapan dan keandalan layanan di setiap titik yang memiliki kebutuhan berbeda,” ujar Budi.

Menurutnya, dukungan infrastruktur digital yang andal diharapkan dapat memastikan seluruh aktivitas penyelenggaraan berjalan lancar sekaligus turut mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional.

InfraNexia Siapkan Jaringan Cadangan untuk Jaga Konektivitas MotoGP Mandalika

Dari sisi keandalan jaringan, layanan data dan internet untuk MotoGP Mandalika 2026 ditopang oleh tulang punggung jaringan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) yang terintegrasi. InfraNexia juga menyiapkan mekanisme automatic rerouting melalui jalur cadangan atau secondary backbone untuk mengantisipasi potensi gangguan pada rute utama.

Baca Juga :  Telkom Bertahan Saat Pandemi Dengan Kebijakan Fokus Pada Bisnis Profitabilitas

Sistem proteksi berlapis tersebut dirancang agar lalu lintas data dapat dialihkan secara otomatis ketika terjadi kendala pada jalur utama. Dengan demikian, kontinuitas layanan konektivitas dapat tetap terjaga untuk mendukung kebutuhan operasional di kawasan sirkuit.

Selain menyiapkan infrastruktur jaringan, InfraNexia bersama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) melaksanakan serangkaian latihan dan pengujian sebelum acara utama berlangsung. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan layanan di berbagai area penyelenggaraan.

Direktur Operations InfraNexia, Suharyoto, menjelaskan bahwa persiapan dilakukan secara bertahap, mulai dari aktivasi dan integrasi layanan, pengujian infrastruktur, hingga optimalisasi cakupan dan parameter jaringan.

“Kami melakukan persiapan secara bertahap, mulai dari aktivasi dan integrasi layanan, pengujian infrastruktur, hingga optimalisasi coverage dan parameter jaringan. Dengan proses tersebut, kami ingin memastikan connectivity tetap siap mendukung kebutuhan operasional, media, maupun stakeholder selama rangkaian MotoGP Mandalika 2026,” jelas Suharyoto.

Konektivitas Digital Jadi Penopang Event Olahraga Internasional

Kebutuhan konektivitas digital dalam penyelenggaraan olahraga internasional terus meningkat seiring dengan semakin kompleksnya aktivitas di lokasi acara. Dalam MotoGP Mandalika 2026, kebutuhan tersebut mencakup pengiriman data, produksi dan distribusi siaran, komunikasi tim operasional, serta akses jaringan bagi media dan berbagai pemangku kepentingan.

Seluruh aktivitas tersebut berlangsung di area yang berdekatan dan dalam waktu bersamaan. Kondisi ini menuntut tersedianya infrastruktur digital yang terintegrasi, berkapasitas besar, serta memiliki sistem pengamanan jaringan untuk menjaga keandalan layanan.

Melalui dukungan backbone hingga 600 Gbps dan antisipasi kebutuhan trafik hingga 195 Gbps, InfraNexia menegaskan komitmennya untuk berperan sebagai digital infrastructure enabler dalam mendukung berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional.

“Bagi kami, peran infrastruktur digital adalah memastikan berbagai aktivitas yang membutuhkan konektivitas dapat berjalan dengan baik, tanpa harus menjadi pusat perhatian. Ketika seluruh pihak dapat menjalankan aktivitasnya dengan lancar dan tetap terhubung, di situlah infrastruktur menjalankan perannya dengan baik,” tutup Suharyoto.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Tembus Rp1,95 Juta per Gram Hari Ini

Dukungan infrastruktur digital tersebut menjadi bagian dari upaya TelkomGroup dalam memperkuat konektivitas untuk ajang internasional di Indonesia, sekaligus menunjang kelancaran operasional dan kebutuhan komunikasi selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026.(ara)