UT Surabaya Wisuda 1.351 Lulusan, Siap Hadapi Perubahan Zaman

oleh -35 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Sebanyak 1.351 lulusan Universitas Terbuka (UT) Surabaya mengikuti wisuda pada 11 Oktober 2026. Mengusung tema: “Mewujudkan Generasi Inovatif, Berintegritas, dan Mendunia”, wisuda ini menjadi momentum bagi lulusan untuk mengaplikasikan ilmu dan berkontribusi di tengah masyarakat.

Dari total lulusan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menyumbang 531 orang, disusul Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebanyak 457 orang, Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP) 281 orang, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) 56 orang, Sekolah Vokasi 15 orang, serta Sekolah Pascasarjana 11 orang.

Direktur UT Surabaya Prof. Dr. Suparti, M.Pd. mengatakan, wisuda bukan sekadar seremoni, melainkan apresiasi atas perjuangan mahasiswa menyelesaikan pendidikan di tengah berbagai tantangan. “Harapannya, ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada ijazah. Para lulusan dapat menerapkannya dalam pekerjaan, keluarga, maupun masyarakat serta terus mengembangkan diri menghadapi perubahan yang terjadi,” terang Suparti.

Rektor Universitas Terbuka Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si. menegaskan, gelar akademik perlu diikuti kontribusi nyata dan kemauan untuk terus belajar, terutama menghadapi perubahan yang berlangsung cepat. “Pendidikan tinggi tidak berhenti pada pencapaian gelar. Yang lebih penting adalah bagaimana pengetahuan, keterampilan, dan nilai yang diperoleh selama pendidikan dapat diterapkan serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Ali.

Menurut Ali, lulusan juga perlu terus berinovasi dan mengembangkan kompetensi tanpa mengabaikan integritas dalam menjalankan profesi maupun kehidupan bermasyarakat.

Melalui sistem Pendidikan Tinggi Terbuka dan Jarak Jauh (PTTJJ), UT memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa untuk belajar di tengah pekerjaan dan tanggung jawab keluarga. Kemandirian serta kemampuan mengelola waktu menjadi bagian penting dari proses pendidikan tersebut.

UT Surabaya berharap 1.351 lulusan ini mampu menjadi generasi yang adaptif, inovatif, dan berintegritas, sekaligus menerapkan kompetensi mereka untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan tantangan dunia kerja.(tok)

Baca Juga :  Raih Rekor MURI Literasi, Kado HUT ke-80 Pemprov Jatim