Indonesia Juara! Garuda Taklukkan Gajah Thailand Lewat Adu Penalti

oleh -30 Dilihat
Oleh
Redaksi
Reporter

KILASJATIM.COM, Jakarta – Timnas Indonesia menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah melewati drama panjang kontra Thailand. Bermain imbang 2-2 selama 120 menit, Garuda akhirnya menang 4-2 lewat adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2026).

Indonesia dan Thailand bermain ketat sejak awal. Setelah skor 1-1 bertahan hingga 90 menit, pertandingan harus dilanjutkan ke extra time.

Pada babak tambahan, kedua tim masih saling menyerang. Indonesia mendapat peluang melalui Kevin Diks, sementara Thailand mengancam lewat Jude Soonsup-Bell. Namun, tak ada gol hingga 15 menit pertama extra time berakhir.

Indonesia kemudian memasukkan Rayhan Hannan menggantikan Ole Romeny. Pergantian itu membuat serangan Garuda lebih hidup.

Namun, Thailand justru mencetak gol lebih dulu. Peeradol Chamrasamee memanfaatkan serangan balik cepat dan menaklukkan Emil Audero pada menit ke-110. Indonesia tertinggal 1-2.

Garuda tak menyerah. Enam menit kemudian, Elkan Baggott menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah meneruskan umpan tarik Rizky Ridho.

Indonesia terus menekan hingga akhir pertandingan, tetapi Thailand mampu bertahan. Skor 2-2 bertahan sampai 120 menit sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.

Dalam babak tos-tosan, Indonesia tampil lebih tenang. Empat eksekutor Garuda, yakni Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama, sukses menjalankan tugasnya.

Sebaliknya, Thailand gagal melalui dua eksekusi. Sarach Yooyen dan Nattapong Sayriya tidak mampu menjebol gawang Indonesia.

Indonesia pun menang 4-2 dalam adu penalti dan memastikan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.

Gelar ini menjadi trofi perdana Indonesia pada edisi perdana FIFA ASEAN Cup sekaligus menambah catatan baru bagi Garuda di level Asia Tenggara.

Adu Penalti Indonesia vs Thailand

Baca Juga :  BUMD Hebat, Kunci Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Indonesia

Kevin Diks: masuk

Dean James: masuk

Elkan Baggott: masuk

Shayne Pattynama: masuk

Thailand

Manuel Bihr: masuk

Waris Choolthong: masuk

Sarach Yooyen: gagal

Nattapong Sayriya: gagal. (cit)