KILASJATIM.COM, Banyuwangi – Ratusan warga Banyuwangi membawa hewan peliharaan mereka untuk mengikuti vaksinasi rabies gratis dalam program Gerakan Obat Cacing dan Anjing Terpadu dan Vaksinasi Rabies (GOCAT+R), Kamis (24/9/2026).
Program yang digelar Pemerintah Kabupaten Banyuwangi tersebut menjadi bagian dari upaya mempertahankan status zero rabies sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan hewan peliharaan.
Kegiatan berlangsung di Rumah Sakit Hewan (RSH) Banyuwangi dalam rangka Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan. Selain vaksinasi rabies, pemilik hewan juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan, vitamin, serta obat cacing secara gratis.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, kepedulian masyarakat terhadap kesehatan hewan peliharaan perlu terus ditingkatkan. Menurutnya, vaksinasi rabies menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah penularan penyakit zoonosis.
“Bagi masyarakat yang memiliki hewan peliharaan, silakan datang ke Rumah Sakit Hewan Banyuwangi. Mari bersama menjaga kesehatan hewan agar terhindar dari penyakit,” kata Ipuk.
Banyuwangi Belum Catat Kasus Rabies
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi Danang Hartanto menjelaskan, hingga saat ini belum ditemukan kasus rabies di Banyuwangi.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap menggencarkan vaksinasi rabies sebagai langkah pencegahan. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga kesehatan hewan sekaligus melindungi masyarakat dari potensi penularan penyakit rabies.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 315 ekor hewan mendapatkan layanan vaksinasi di RSH Banyuwangi dan sejumlah pusat kesehatan hewan (puskeswan).
Hewan yang mendapatkan vaksinasi didominasi kucing dan anjing. Bahkan, anjing K9 milik Polresta Banyuwangi turut mengikuti layanan vaksinasi rabies tersebut.
Program vaksinasi gratis ini diharapkan dapat mendorong pemilik hewan untuk lebih rutin memberikan vaksinasi dan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap hewan peliharaan.
Warga Bawa Kucing Peliharaan untuk Divaksin
Salah seorang peserta, Wulan, sengaja membawa kucing peliharaannya bernama Koi untuk mendapatkan vaksinasi sekaligus pemeriksaan kesehatan.
Ia mengaku semakin memperhatikan kondisi hewan peliharaannya setelah kehilangan sembilan kucing akibat cuaca ekstrem saat fenomena bediding.
“Sekarang tinggal satu kucing, jadi saya ingin kesehatannya benar-benar dijaga. Mumpung ada layanan gratis, sekalian vaksin, vitamin, dan obat cacing,” ujar Wulan.
Selain pelayanan kesehatan hewan, Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi juga memberikan edukasi mengenai gizi dan kesehatan masyarakat.
Sebanyak 200 anak PAUD mendapatkan pembagian susu dan telur dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Melalui program GOCAT+R, Pemkab Banyuwangi tidak hanya mendorong peningkatan kesehatan hewan peliharaan, tetapi juga memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan penyakit zoonosis serta pola hidup sehat. (zul)
