Dompet Boleh Tipis, Rekening Gratis Dulu dari Pemerintah

oleh -125 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Ilustrasi (Foto: Ist)

KILASJATIM.COM, Jakarta – Punya rekening bank tapi saldo sering bikin menghela napas? Atau malah sudah berusia 17 tahun tetapi belum punya rekening sama sekali?

Ada kabar menarik dari pemerintah. Masyarakat berusia 17 tahun ke atas yang belum memiliki rekening bank berpotensi mendapatkan rekening gratis, lengkap dengan saldo awal Rp 50 ribu.

Rencana ini sedang disiapkan pemerintah dengan anggaran mencapai Rp 3,8 triliun. Pelaksanaannya ditargetkan mulai tahun depan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan rencana tersebut telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Rekening gratis ini dari hasil rekap, ada sejumlah masyarakat yang sudah di atas usia 17 tahun tetapi belum punya rekening,” kata Airlangga di Jakarta, Rabu (23/9/2026) malam.

Saldo Awal Rp 50 Ribu, Lumayan Buat Apa?

Pemerintah menyiapkan saldo awal Rp 50 ribu untuk setiap penerima. Nilainya memang bukan dana untuk mendadak flexing, tetapi cukup untuk menjadi langkah awal masyarakat masuk ke layanan perbankan.

Airlangga belum menyebutkan jumlah pasti penerima program ini. Namun, dia memberikan gambaran melalui anggaran yang telah disiapkan.

“Rp 3,8 triliun ini dibagi Rp 50 ribu,” ujarnya.

Jika seluruh anggaran dialokasikan untuk saldo awal, hitung-hitungan sederhananya setara dengan sekitar 76 juta penerima.

Perlu dicatat, angka tersebut merupakan hasil perhitungan matematis berdasarkan anggaran, bukan jumlah penerima resmi yang sudah ditetapkan pemerintah.

Jangan buru-buru cek aplikasi mobile banking. Program ini belum berjalan tahun ini.

Pemerintah masih membahas skema pelaksanaan, termasuk mekanisme pemberian rekening dan saldo awal kepada masyarakat yang memenuhi kriteria.

“Tahun ini masih kita bahas,” kata Airlangga.

Saat ditanya apakah program tersebut mulai berjalan pada awal 2027, Airlangga menjawab, “Insyaallah.”

Baca Juga :  Bupati Tuban: Citimall Serap Tenaga Kerja Lokal dan Dorong Ekonomi Daerah

Sebelumnya, Airlangga mengungkapkan rekening gratis tersebut direncanakan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Lalu, apakah saldo Rp 50 ribu itu hanya angka pemanis di buku tabungan?

Ternyata, saldo tersebut bisa dicairkan oleh pemilik rekening.

“Bisa, bisa ditarik,” ujar Airlangga saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2026).

Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah memperluas inklusi keuangan. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang memiliki akses terhadap layanan perbankan formal.

Jadi, bagi yang sudah 17 tahun dan belum punya rekening, mungkin tahun depan ada alasan baru untuk mulai rajin mengecek saldo. (cit)