KILASJATIM.COM, Bondowoso – Pendidikan anak usia dini (PAUD) tidak sekadar mengenalkan angka dan huruf kepada anak. Lebih dari itu, PAUD menjadi ruang awal bagi anak untuk mengenal lingkungan, membangun kepercayaan diri, bersosialisasi, sekaligus mengembangkan kreativitas melalui aktivitas bermain.
Hal tersebut disampaikan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Bondowoso, Dr. Hj. Khodijatul Qodriyah, S.Ag., M.M.Pub., M.Si., saat melakukan kunjungan dan pembinaan satuan pendidikan Kelompok Bermain (KB) tahun 2026 di Kecamatan Pujer, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Bunda PAUD Bondowoso untuk melihat secara langsung proses pembelajaran sekaligus memberikan motivasi kepada para pendidik yang setiap hari mendampingi tumbuh kembang anak.
Dalam kunjungan itu, suasana ceria terlihat ketika anak-anak mengikuti kegiatan membuat Alat Permainan Edukatif (APE) dengan memanfaatkan bahan bekas. Dengan penuh antusias dan percaya diri, anak-anak berkreasi mengubah benda-benda sederhana menjadi media permainan.
Menurut Khodijatul, aktivitas tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran pada jenjang PAUD dapat dikemas secara sederhana, kreatif, dan menyenangkan.
Anak-anak, kata dia, tidak harus selalu belajar dalam suasana formal. Melalui permainan dan kegiatan kreatif, mereka justru dapat mengembangkan imajinasi, keberanian, kemampuan bekerja sama, serta rasa ingin tahu.
“Anak-anak kita harus merasa bahagia ketika datang ke sekolah. Belajar pada jenjang PAUD harus dilakukan melalui kegiatan yang menyenangkan, sehingga mereka tumbuh dengan rasa percaya diri dan tidak merasa tertekan,” pesannya.
PAUD Jadi Ruang Tumbuh Anak
Khodijatul menegaskan, masa usia dini merupakan periode penting dalam perkembangan anak. Karena itu, lingkungan pendidikan harus mampu memberikan stimulasi yang sesuai dengan kebutuhan dan tahapan perkembangan mereka.
Kelompok Bermain menjadi salah satu tempat awal anak mengenal dunia di luar lingkungan keluarga. Di lingkungan tersebut, anak mulai belajar berinteraksi dengan teman sebaya, berbagi, bekerja sama, sekaligus memperoleh berbagai pengalaman baru.
Karena itu, seluruh satuan pendidikan PAUD di Kabupaten Bondowoso diharapkan terus menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, ceria, dan ramah anak.
“Jangan sampai pendidikan di jenjang awal justru memberikan tekanan yang tidak sesuai dengan perkembangan anak. Kita ingin PAUD menjadi ruang tumbuh yang menyenangkan,” ujarnya.
Selain lingkungan belajar, kualitas pendidik juga menjadi perhatian Bunda PAUD Bondowoso. Para guru PAUD didorong untuk terus meningkatkan kemampuan dan kompetensinya agar mampu memberikan pendampingan yang semakin baik kepada anak.
“Guru PAUD bukan sekadar pengasuh. Guru memiliki peran penting dalam membangun fondasi karakter dan kemampuan anak pada masa emas mereka,” katanya.
Sinergi Sekolah, Orang Tua dan Pemerintah
Kunjungan dan pembinaan tersebut sekaligus menjadi ruang diskusi mengenai berbagai persoalan yang dihadapi satuan pendidikan PAUD di lapangan.
Berbagai tantangan tersebut diharapkan dapat dibicarakan bersama sehingga dapat ditemukan solusi untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Bondowoso.
Bunda PAUD Bondowoso juga menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dan pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan anak.
Menurutnya, pendidikan anak tidak dapat dibebankan hanya kepada sekolah dan guru. Diperlukan sinergi antara satuan pendidikan, keluarga, masyarakat, dan pemerintah agar tumbuh kembang anak mendapat dukungan secara menyeluruh.
“Pendidikan anak adalah tanggung jawab bersama. Ketika sekolah, orang tua, dan pemerintah bergerak bersama, kita akan lebih mudah menciptakan lingkungan yang terbaik bagi anak-anak,” tuturnya.
Kecamatan Pujer Dukung Peningkatan Kualitas PAUD
Sementara itu, Camat Pujer Zulfikar Ardiansyah, S.H., M.M., menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pembinaan yang dilakukan Bunda PAUD Kabupaten Bondowoso.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi dorongan positif bagi para pendidik PAUD untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman bagi anak.
“Pembinaan seperti ini sangat penting karena menjadi motivasi bagi para guru dan pengelola PAUD. Kami berharap apa yang menjadi masukan dalam kunjungan ini dapat ditindaklanjuti, sehingga kualitas layanan pendidikan anak usia dini semakin baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan PAUD memiliki peran penting dalam mempersiapkan anak sebelum memasuki jenjang pendidikan berikutnya. Karena itu, dukungan dari pemerintah, satuan pendidikan, orang tua, dan masyarakat perlu terus diperkuat.
“Kami di tingkat kecamatan tentu akan terus mendukung upaya peningkatan kualitas PAUD. Yang paling utama adalah bagaimana anak-anak mendapatkan ruang belajar yang aman, nyaman, menyenangkan, dan sesuai dengan tahapan tumbuh kembang mereka,” pungkasnya.
Kegiatan pembinaan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kunjungan semata, tetapi menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini di Bondowoso.
Dengan fondasi pendidikan yang baik sejak usia dini, anak-anak diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, tangguh, kreatif, percaya diri, dan berakhlak mulia.(wan)
