KILASAJTIM.COM, Surabaya – Manajemen PT Virgo Karya Shipping, operator KM Virgo Transport 8, memastikan kapal yang terbalik di Laut Jawa membawa 243 orang. Data tersebut terdiri dari kru, penumpang, sopir-kernet, hingga pekerja pendukung kapal.
KM Virgo Transport 8 berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Banjarmasin sebelum hilang kontak dan ditemukan dalam kondisi terbalik.
General Manager PT Virgo Karya Shipping Yoel Rihi mengatakan sejumlah korban telah dievakuasi oleh kapal KM Haida dan kapal tanker Pertamina. Para korban yang selamat kini menjalani pendataan dan penanganan sesuai kondisi masing-masing.
“Beberapa ada ABK kami. Sedang kami fokuskan untuk dievakuasi, beristirahat dulu. Untuk yang luka-luka, penanganan langsung ke rumah sakit,” kata Yoel kepada wartawan di Kantor Virgo Karya Shipping (VKS), Jalan Perak Barat 215A, Surabaya, Senin (14/9/2026).
Yoel memastikan jumlah orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8 mencapai 243 orang. Data tersebut, kata dia, sesuai dengan data yang dimiliki Basarnas.
Rinciannya terdiri dari 30 kru, 60 penumpang pejalan kaki, 124 sopir dan kernet, serta 29 pekerja pendukung kapal.
“30 kru, 60 penumpang pejalan kaki. Terus sopir kernet ada 124 orang, dan pengikut kapal ini di luar kru, seperti cleaning, catering, dan lain-lain. Total itu ada 243,” jelasnya.
Dengan demikian, pihak perusahaan memiliki daftar nama seluruh orang yang tercatat dalam manifes kapal.
Manajemen VKS membuka akses bagi keluarga atau kerabat yang ingin memastikan keberadaan korban. Mereka dipersilakan datang langsung ke kantor perusahaan untuk mencocokkan data.
“Untuk nama-namanya kita ada list. Kalau mau menanyakan korban dari keluarga atau temannya, silakan datang ke kantor,” ujar Yoel.
Sementara itu, proses evakuasi dan pendataan korban masih berlangsung. Perusahaan menyatakan akan memberikan informasi berdasarkan data manifes yang mereka miliki kepada keluarga korban. (cit)
