Eks Kepala UPT Pasar Among Tani, Kota Batu Jadi Tersangka Korupsi Rp 262,8 Juta

oleh -22 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Ilustrasi korupsi (Foto: Ist)

KILASJATIM.OCM, Batu – Eks Kepala UPT Pasar Induk Among Tani Kota Batu berinisial AS ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan kios dan los pasar pada 2023. AS diduga meminta dan menerima uang dari sejumlah pedagang terkait pemberian atau penggunaan kios dan los.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu Arya Wicaksana mengatakan, dari hasil penyidikan sementara, uang yang diduga diterima AS mencapai Rp 262,8 juta.

“Hasil penyidikan sementara, jumlah uang yang diduga telah diterima sebesar Rp 262.800.000,” kata Arya dalam keterangannya yang dikutip, Jumat (4/9/2026).

AS diduga menyalahgunakan kewenangannya saat menjabat Kepala UPT Pasar Induk Among Tani pada 2020-2024. Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi sekurang-kurangnya dua alat bukti.

Pada hari yang sama, Kejari Batu juga langsung menahan AS. Ia kini ditahan di Lapas Kelas I Lowokwaru Kota Malang.

“Penyidik Kejaksaan Negeri Batu telah melaksanakan tindakan upaya paksa berupa penetapan tersangka dan penahanan,” ujar Arya.

AS ditahan untuk 20 hari pertama. Penahanan dilakukan untuk kepentingan proses penyidikan perkara tersebut.

Dalam kasus ini, AS dijerat Pasal 12 huruf e atau Pasal 12 huruf B Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2021 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Pasal tersebut berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan kewenangan untuk memperoleh keuntungan secara melawan hukum.

Kejari Batu memastikan perkara dugaan korupsi pengelolaan atau jual beli kios dan los Pasar Induk Among Tani belum berhenti pada penetapan dan penahanan AS.

“Proses penyidikan masih berjalan,” kata Arya.

Terkait kemungkinan adanya tersangka lain, Arya belum memberikan kepastian. Ia meminta publik mengikuti perkembangan penyidikan yang masih berlangsung. (cit)

Baca Juga :  Kakak Beradik Kusuma Harumkan Nama Jawa Timur di Kejurnas Slalom U-23 2025