Mahasiswa Baru UC Dipetakan Potensinya, Dibidik Siap Kerja

oleh -431 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Universitas Ciputra (UC) Surabaya menargetkan angka pengangguran lulusan mendekati nol melalui penguatan kesiapan kerja, pengalaman industri, kewirausahaan, dan pengembangan bisnis keluarga. Upaya tersebut mulai ditanamkan sejak mahasiswa baru mengikuti Orientation Week (O-Week) 2026.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kesiapan Kerja, dan Kolaborasi Industri Universitas Ciputra, Prof. Dr. Trianggoro Wiradinata, mengatakan mahasiswa perlu mengenali potensi diri dan memahami kebutuhan industri sejak awal perkuliahan. “Pendidikan tinggi bukan hanya tentang bagaimana mahasiswa menyelesaikan studi dan memperoleh gelar. Yang lebih penting adalah bagaimana mereka menemukan potensinya, mengembangkan kompetensi yang relevan, serta memiliki kesiapan menghadapi perubahan dunia profesional,” terang Prof. Trianggoro.

UC menyiapkan tiga jalur sukses bagi lulusan, yakni masuk dunia industri, membangun startup atau usaha sendiri, serta melanjutkan dan mengembangkan bisnis keluarga. Untuk memperkuat kesiapan kerja, mahasiswa didorong mengikuti magang dalam waktu lebih panjang hingga satu atau dua semester serta memperoleh pekerjaan sebelum wisuda melalui program get hired before graduation. “Kalau bisa sebelum Anda wisuda itu sudah dapat gawean, sudah dapat kerja. Jadi ini kita coba dorong,” kata Prof. Trianggoro.

Berdasarkan tracer study UC, sekitar 90 persen lulusan telah bekerja, membangun usaha, atau melanjutkan bisnis keluarga dalam tiga bulan setelah yudisium. Angka tersebut ditargetkan terus meningkat hingga 100 persen. “Kami kepengin banget nilai pengangguran lulusan Ciputra itu nol. Unemployment-nya kita kepengin nol, sebisa mungkin,” tegas Prof. Trianggoro.

Sementara itu, Dosen Pendamping Pelaksana O-Week 2026 Universitas Ciputra, Louisa Christina Hartanto, mengatakan mahasiswa baru juga dibekali pengalaman langsung melalui industry visit yang berlangsung 24–27 Agustus 2026. Mereka mengunjungi perusahaan dan institusi sesuai bidang studi serta berinteraksi dengan praktisi. “Industry visit membuat adik-adik yang sebelumnya di level SMA terbiasa dengan pembelajaran di dalam kelas, kemudian diberi kesempatan melihat bagaimana situasi di industri dan perusahaan,” ujar Louisa.

Baca Juga :  Bank Jatim Terima Penghargaan  Jadi Lembaga Pendukung Startup Jawa Timur

Selain itu, seluruh mahasiswa baru mengikuti strength-based competency mapping melalui tes Strength 30 untuk mengenali kekuatan dan area pengembangan diri. Hasil pemetaan dikaitkan dengan minat karier dan dream company mahasiswa.

Melalui O-Week 2026, UC tidak hanya mengenalkan kehidupan kampus, tetapi sejak awal mengarahkan mahasiswa membangun kompetensi, pengalaman, dan jalur karier agar lebih siap memasuki dunia profesional maupun menciptakan lapangan kerja. (tok)