KILASJATIM.COM, Bondowoso – Sejarah Babad Tanah Bondowoso kembali dihidupkan melalui pertunjukan kolosal yang dipentaskan siswa-siswi SMPN 2 Tamanan seusai upacara bendera dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Sebanyak 182 siswa terlibat dalam pementasan tersebut. Dengan pendampingan para guru dan dukungan para wali murid, mereka tampil membawakan kisah perjalanan Raden Bagus Assra atau Ki Ronggo saat membuka wilayah Bondowoso yang kala itu masih berupa hutan belantara.
Bagi SMPN 2 Tamanan, pementasan ini bukan sekadar bagian dari kemeriahan peringatan kemerdekaan. Pertunjukan tersebut menjadi media pembelajaran bagi siswa untuk mengenal sejarah daerah sekaligus memahami pentingnya menjaga warisan budaya.
Kepala SMPN 2 Tamanan, Samsul, M.Pd., mengatakan sejarah sengaja dikemas melalui seni pertunjukan agar lebih dekat dengan dunia anak-anak.
“Melalui pertunjukan Babad Tanah Bondowoso ini, kami ingin anak-anak memahami perjalanan sejarah Bondowoso, bagaimana Raden Bagus Assra atau Ki Ronggo dahulu membuka wilayah yang awalnya masih berupa hutan belantara hingga berkembang menjadi sebuah kabupaten,” kata Samsul.
Nuansa budaya lokal juga begitu terasa dalam pementasan. Selain cerita sejarah, para siswa turut menampilkan tari petik kopi dan kesenian ojhung yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Bondowoso.
Samsul berharap pengenalan sejarah dan kesenian daerah tersebut dapat menumbuhkan rasa bangga di kalangan generasi muda. Menurutnya, pelestarian budaya harus dimulai dengan mengenalkan dan mendekatkan warisan daerah kepada anak-anak sejak dini.
“Harapannya masyarakat semakin mengetahui sejarah Bondowoso dan mengenal kesenian daerah yang harus terus kita lestarikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan dalam pertunjukan juga memberikan pengalaman bagi siswa untuk belajar bekerja sama, mengembangkan kreativitas dan berani tampil di hadapan masyarakat.
Apresiasi terhadap kreativitas para siswa disampaikan Camat Tamanan Abdul Mufid. Ia menilai pertunjukan tersebut menjadi salah satu bagian menarik dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Tamanan.
Menurut Abdul Mufid, pementasan Babad Tanah Bondowoso memiliki nilai edukasi karena masyarakat tidak hanya disuguhi hiburan, tetapi juga diajak kembali mengenal sejarah daerah.
“Saya mengapresiasi semangat semua pihak yang ikut menyukseskan kegiatan upacara 17 Agustus di Tamanan. Salah satunya anak-anak SMPN 2 Tamanan yang menampilkan cerita Babad Tanah Bondowoso. Penampilannya cukup berkesan,” ujar Abdul Mufid.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi pengalaman positif bagi para siswa sekaligus mendorong mereka untuk memiliki semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.
“Semoga kegiatan ini semakin menambah semangat adik-adik dan juga meningkatkan jiwa sosial mereka,” pungkasnya.(wan)
