Dua Abad Lebih Bondowoso, Abdul Hamid Wahid Tekankan Semangat Perjuangan Pendahulu

oleh -376 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Memasuki usia ke-207, Kabupaten Bondowoso tidak hanya diajak mengenang perjalanan sejarah panjangnya, tetapi juga meneladani semangat perjuangan para pendahulu untuk membangun daerah ke arah yang lebih baik.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid dalam kegiatan Istighosah dan Tasyakuran Hari Jadi Bondowoso (Harjabo) ke-207.

Dalam suasana khidmat, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memanjatkan rasa syukur sekaligus mengenang perjalanan Bondowoso yang telah melewati lebih dari dua abad sejarah.

Abdul Hamid Wahid menyampaikan, peringatan Harjabo ke-207 membawa masyarakat kembali pada tonggak penting perjalanan daerah. Pada 1819, wilayah yang kemudian menjadi cikal bakal Kabupaten Bondowoso mulai berkembang melalui proses pembukaan wilayah atau buka alas, hingga terbentuk struktur pemerintahan yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat sampai sekarang.

Di balik perjalanan tersebut, terdapat sosok Ki Ronggo atau Raden Bagus Asra, beserta keluarga dan para pengikutnya yang memiliki peran penting dalam sejarah awal Bondowoso.

Karena itu, momentum tasyakuran menjadi kesempatan untuk memberikan penghormatan sekaligus memanjatkan doa bagi para pendahulu yang telah mencurahkan tenaga, pikiran, dan pengorbanannya dalam membuka serta membangun daerah.

“Melalui tasyakuran ini, kita menyampaikan rasa terima kasih, penghormatan setinggi-tingginya, serta doa tulus atas segala perjuangan dan pengorbanan beliau,” ujar Abdul Hamid Wahid.

Menurutnya, nilai perjuangan para pendiri Bondowoso tidak boleh berhenti sebagai cerita masa lalu. Semangat pengabdian dan kecintaan terhadap daerah harus terus diwariskan dan menjadi inspirasi bagi generasi saat ini.

Memasuki usia ke-207, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan. Pembangunan Bondowoso, kata dia, membutuhkan kontribusi seluruh lapisan masyarakat sesuai dengan peran masing-masing.

Melalui istighosah, doa juga dipanjatkan agar Bondowoso senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, diberikan kedamaian, kesejahteraan, serta kemajuan.

Baca Juga :  Musyawarah Nasional Majelis Alumni IPNU Digelar di Bondowoso, Bupati KH Abdul Hamid Wahid Sambut Hangat

“Marilah kita satukan niat dan tekad. Kita memohon pertolongan Allah SWT agar Bondowoso senantiasa dinaungi kedamaian, kesejahteraan, dan kemajuan,” pesannya.

Abdul Hamid Wahid juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang terus memberikan kontribusi dalam pembangunan daerah.

Harjabo ke-207 akhirnya menjadi momentum untuk melihat masa lalu sebagai pijakan, menjadikan perjuangan para pendahulu sebagai teladan, sekaligus memperkuat tekad bersama dalam membawa Bondowoso menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera.

Selamat Hari Jadi Bondowoso ke-207. Semoga semangat perjuangan para pendahulu terus hidup dalam setiap langkah pembangunan Bondowoso.(wan)