KILASJATIM.COM, Surabaya – Ratusan mahasiswa Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya mendapat pelatihan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) melalui program Airena Belajar di Aula Ki Moh. Saleh. Program ini diarahkan untuk membangun literasi digital berkelanjutan sekaligus mempersiapkan mahasiswa menghadapi perubahan dunia kerja.
Kegiatan diisi talkshow “AI untuk Produktivitas & Tantangan Karier Masa Depan” dan workshop “The Art of Prompting: Unlocking Gemini AI for Smarter Studying”. Mahasiswa dari berbagai fakultas diajak memahami pemanfaatan AI secara produktif, kreatif, kritis, dan bertanggung jawab.
Rektor Unitomo, Prof. Siti Marwiyah, mengatakan perguruan tinggi harus mampu mengikuti perkembangan teknologi agar lulusan tetap relevan dengan kebutuhan industri. “Pendidikan hari ini harus mampu memberikan bekal yang relevan bagi mahasiswa untuk menghadapi perubahan teknologi yang begitu cepat, khususnya di era kecerdasan buatan,” ujar Prof. Siti Marwiyah.
Ia berharap program tersebut mendorong semakin banyak mahasiswa Unitomo melek AI dan mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan produktivitas serta daya saing.
Sementara itu, SVP Head of Region East Java Indosat Ooredoo Hutchison, Sigit Herprabowo, menegaskan literasi AI perlu dibangun secara berkelanjutan di kalangan generasi muda. “Kami ingin memastikan anak-anak muda Indonesia tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pemain aktif yang mampu memanfaatkan teknologi untuk masa depan mereka,” kata Sigit.
Trade Marketing and Visibility IM3 East Java, R. Lambang Setyo Enggarbo, mengatakan Unitomo dipilih sebagai mitra karena memiliki mahasiswa dari beragam disiplin ilmu dan komitmen terhadap pengembangan pendidikan serta teknologi.
Menurutnya, pemanfaatan AI perlu diarahkan agar mahasiswa tidak hanya mengenal teknologi, tetapi mampu menggunakannya secara produktif, kreatif, kritis, dan bertanggung jawab.
Program Airena Belajar menjadi bagian dari upaya memperluas keterampilan AI di lingkungan kampus. Melalui edukasi dan praktik langsung, mahasiswa diharapkan mampu menjadikan AI sebagai alat pendukung pembelajaran sekaligus bekal menghadapi kebutuhan karier masa depan.(tok)
