Karhutla Bromo Padam, 1.120 Hektare Kawasan TNBTS Terdampak

oleh -103 Dilihat
Oleh
Titik
Reporter
Foto: dok BPBD Kab. Malang

KILASJATIM.COM, Malang – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akhirnya berhasil dipadamkan. Setelah membakar kawasan sejak 3 Agustus 2026, seluruh titik api kini dinyatakan padam, meski petugas masih menemukan asap tipis di beberapa lokasi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan mengatakan, hasil pemantauan terbaru menunjukkan tidak ada lagi titik api di Blok Seruni, Bukit Cinta, Bukit Kingkong, hingga Pakis Bincil yang sebelumnya terdampak kebakaran.

“Berdasarkan perkembangan terkini, titik api sudah berhasil dipadamkan dan yang terpantau hanya asap tipis,” kata Sadono, Jumat (14/8/2026).

Berdasarkan asesmen sementara, luas kawasan TNBTS yang terdampak kebakaran mencapai 1.120,3 hektare.

Hal senada disampaikan Humas Satgas Karhutla TNBTS Aan Jauhari. Ia memastikan hasil pemantauan udara menggunakan drone tidak lagi menemukan titik api di kawasan tersebut.

“Alhamdulillah, hasil pemantauan drone udara nihil titik api,” ujarnya.

Meski kondisi telah terkendali, Satgas Karhutla belum menghentikan operasi. Patroli darat dan udara tetap dilakukan untuk memastikan tidak muncul titik api baru, sekaligus melakukan pembasahan di area yang sebelumnya terbakar guna mencegah kebakaran susulan.

Sementara itu, keberadaan dua helikopter water bombing milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di kawasan Bromo masih menunggu keputusan. Hingga kini belum dipastikan apakah armada tersebut tetap disiagakan di TNBTS atau akan digeser untuk membantu operasi pemadaman karhutla di provinsi lain.

Dengan padamnya seluruh titik api, fokus penanganan kini beralih pada pengawasan dan mitigasi agar kebakaran tidak kembali terjadi di kawasan konservasi tersebut. (Tik)

Baca Juga :  Pertama di Indonesia, Surabaya Terapkan KTP Digital untuk Transaksi Perbankan