KILASJATIM.COM, Bondowoso — Menyerap suara masyarakat secara langsung menjadi salah satu bagian penting dalam menjalankan fungsi sebagai wakil rakyat. Hal itu dilakukan Anggota DPRD Kabupaten Bondowoso dari Fraksi Partai Golkar, Sandi Ikromah Aulia Mochtar, saat melaksanakan Reses Masa Sidang III Tahun 2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) I.
Reses yang berlangsung pada 3–8 Agustus 2026 tersebut dimanfaatkan Sandi untuk bertemu dan berdialog langsung dengan konstituen. Beragam masukan, kebutuhan hingga persoalan yang dirasakan masyarakat disampaikan dalam forum tersebut.
Bagi Sandi, reses bukan sekadar agenda rutin DPRD. Pertemuan langsung dengan warga menjadi kesempatan penting untuk melihat sekaligus memahami kondisi masyarakat dari dekat.
Ia menegaskan, setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan untuk diperjuangkan melalui mekanisme yang ada di DPRD.
“Reses ini menjadi kesempatan kami untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan tentu akan kami catat dan kami kawal sesuai dengan kewenangan serta kemampuan anggaran daerah,” ujar Sandi.
Menurutnya, pembangunan daerah harus terus diarahkan pada kebutuhan masyarakat. Karena itu, komunikasi dengan konstituen harus dibangun secara berkelanjutan agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar memiliki manfaat.
Sandi juga berharap masyarakat tidak ragu menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan masing-masing. Masukan dari masyarakat, kata dia, menjadi bagian penting dalam menentukan prioritas pembangunan.
“Yang terpenting, aspirasi masyarakat jangan berhenti hanya di forum reses. Kami akan berupaya mengawal dan memperjuangkannya agar dapat menjadi bagian dari kebijakan pembangunan,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Sandi berharap hubungan antara wakil rakyat dengan masyarakat semakin kuat. Ia juga berkomitmen untuk terus membuka ruang komunikasi sehingga berbagai kebutuhan masyarakat dapat disampaikan dan diperjuangkan di tingkat legislatif.(wan)
