KILASJATIM.COM, Surabaya – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan bantuan kepada para perintis kemerdekaan, janda perintis kemerdekaan, dan ahli waris keluarga pahlawan nasional melalui program Bakti Negeri Anak Bangsa.
Sebanyak 76 penerima di 22 kabupaten/kota menjadi sasaran program tersebut. Penyaluran bantuan ditandai dengan pelepasan tim relawan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (7/8/2026).
Kepala Dinas Sosial Jawa Timur, Restu Novi Widiani, mengatakan program ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus apresiasi atas jasa para pejuang yang telah berkontribusi bagi kemerdekaan Indonesia.
“Program ini menjadi wujud penghormatan dan kepedulian Pemprov Jawa Timur kepada para perintis kemerdekaan, janda perintis kemerdekaan, serta ahli waris keluarga pahlawan nasional,” ujarnya.
Sebanyak 150 personel diterjunkan untuk menyalurkan bantuan. Mereka terdiri atas pelajar, mahasiswa, serta pilar-pilar sosial Dinas Sosial Jatim, seperti Taruna Siaga Bencana (Tagana), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pendamping sosial, dan relawan lainnya.
Selain menyerahkan paket sembako, souvenir, dan tali asih, para relawan juga akan melakukan anjang sana dan bakti sosial, termasuk pemeriksaan kesehatan bagi para penerima. Rangkaian kegiatan berlangsung pada 7-15 Agustus 2026.
Menurut Restu, kegiatan tersebut juga menjadi media edukasi bagi generasi muda agar mengenal dan meneladani nilai-nilai perjuangan para pendahulu bangsa.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan nilai kepahlawanan, patriotisme, dan semangat kebangsaan kepada generasi muda,” katanya.
Dari total penerima bantuan, terdapat dua perintis kemerdekaan, 68 janda perintis kemerdekaan, dan enam ahli waris keluarga pahlawan nasional. Salah satu perintis kemerdekaan yang menerima bantuan bahkan telah berusia 101 tahun.
Adapun ahli waris yang menerima bantuan berasal dari keluarga sejumlah tokoh nasional, yakni Bung Tomo, Sutani Kato Diwirjo, KH Abdul Wahab Hasbullah, KH As’ad Syamsul Arifin, M. Tabrani, dan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
Program Bakti Negeri Anak Bangsa akan ditutup dengan kegiatan ramah tamah bersama para perintis kemerdekaan, janda perintis kemerdekaan, dan ahli waris keluarga pahlawan nasional pada 17 Agustus 2026.
Pemprov Jatim berharap program tersebut tidak hanya menjadi bentuk penghargaan kepada para pejuang, tetapi juga mampu menginspirasi generasi muda untuk terus menjaga semangat nasionalisme dan menghargai jasa para pahlawan. (FRI)
