KILASJATIM.COM, Bondowoso – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Kabupaten Bondowoso. Refly Candra Eka Putra, siswa SMAN 1 Tenggarang Kabupaten Bondowoso, berhasil memborong dua gelar Juara 1 Tingkat Nasional dalam ajang Communiverse Content Creative Competition yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo, pada 27 Juli 2026.
Dalam kompetisi tingkat nasional tersebut, Refly mengikuti dua cabang lomba, yakni News Anchor Communiverse Content Creative Competition dan Master of Ceremony (MC) Communiverse Content Creative Competition. Pada kedua cabang tersebut, Refly sukses meraih Juara 1 Tingkat Nasional, mengungguli peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Keberhasilan menyapu bersih dua kategori bergengsi itu menjadi bukti kemampuan Refly dalam bidang komunikasi, penyiaran, dan public speaking. Dengan penguasaan materi yang baik, artikulasi yang jelas, intonasi yang tepat, serta penampilan yang percaya diri, Refly berhasil memperoleh penilaian tertinggi dari dewan juri.
Atas prestasi tersebut, Refly menerima trofi, piagam penghargaan, dan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja kerasnya. Capaian ini sekaligus mengharumkan nama SMAN 1 Tenggarang Kabupaten Bondowoso serta menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan di Bondowoso.
Kepala SMAN 1 Tenggarang Kabupaten Bondowoso, Ahmad Junaidi, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian luar biasa yang diraih salah satu siswanya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, latihan yang konsisten, serta dukungan penuh dari para guru dan orang tua.
“Prestasi Refly merupakan kebanggaan besar bagi keluarga besar SMAN 1 Tenggarang Kabupaten Bondowoso. Tidak mudah meraih Juara 1 Tingkat Nasional, apalagi pada dua cabang lomba sekaligus. Ini membuktikan bahwa siswa kami memiliki kemampuan, karakter, dan daya saing yang mampu bersaing dengan peserta terbaik dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar Ahmad Junaidi.
Ia menambahkan, sekolah akan terus memberikan ruang seluas-luasnya kepada peserta didik untuk mengembangkan bakat dan potensi, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Menurutnya, prestasi seperti yang diraih Refly merupakan hasil dari budaya sekolah yang terus mendorong siswa untuk berani berkarya, berinovasi, dan berkompetisi.
“Kami berkomitmen membangun lingkungan pendidikan yang melahirkan generasi unggul, berkarakter, dan berprestasi. Setiap siswa memiliki potensi yang harus didampingi dan dikembangkan. Keberhasilan Refly menjadi bukti bahwa disiplin, kerja keras, ketekunan, serta keberanian untuk tampil mampu membawa siswa meraih prestasi di tingkat nasional,” jelasnya.
Ahmad Junaidi berharap prestasi Refly menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus meningkatkan kemampuan dan tidak ragu mengikuti berbagai kompetisi.
“Saya berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa SMAN 1 Tenggarang Kabupaten Bondowoso untuk terus belajar, mengasah kemampuan, dan berani bersaing. Semoga akan lahir semakin banyak prestasi dari sekolah ini yang mampu mengharumkan nama Bondowoso di tingkat nasional bahkan internasional,” pungkasnya.(wan)
