Mahasiswa Enam Negara Berdayakan Desa Lewat iCOP 2026

oleh -105 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Universitas Kristen Petra (UK Petra) kembali menggelar International Community Outreach Program (iCOP) 2026 dengan mengembangkan potensi enam dusun di Kabupaten Mojokerto. Program yang berlangsung pada 13 Juli–7 Agustus 2026 ini melibatkan 124 mahasiswa, terdiri atas 57 mahasiswa Indonesia dan 67 mahasiswa asing dari enam negara.

Mengusung tema Transforming Society, para peserta diterjunkan ke enam lokasi untuk menjalankan program pemberdayaan masyarakat, mulai dari penguatan ekonomi desa, pengelolaan sampah, layanan kesehatan, hingga pengembangan UMKM dan desa wisata.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kristen Petra, Serli Wijaya, mengatakan seluruh program dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat di masing-masing desa. “iCOP memang dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat,” terang Serli.

Di Desa Dilem, mahasiswa membantu pengembangan branding kopi lokal, kemasan produk, promosi digital, serta menghidupkan kembali Kafe Dilem sebagai basecamp pendakian Bukit Semar.

Sementara di Dusun Podorejo, program difokuskan pada pengelolaan sampah melalui peresmian bank sampah dan tempat pembuangan sementara (TPS), disertai layanan pemeriksaan gigi gratis bagi anak-anak oleh Fakultas Kedokteran Gigi UK Petra.

Rektor Universitas Kristen Petra, Prof. Rolly Intan, menegaskan iCOP menjadi program unggulan kampus yang tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa sebagai warga global. “Program ini penting untuk membangun pola pikir kewargaan global sekaligus memperkuat persaudaraan lintas bangsa melalui pengabdian kepada masyarakat,” kata Prof. Rolly.

Menurut Prof. Rolly, selama 30 tahun penyelenggaraannya sejak 1996, iCOP telah berkontribusi dalam berbagai program pemberdayaan desa di sejumlah daerah, seperti pengembangan desa wisata, penyediaan air bersih, energi surya, hingga penguatan UMKM. Program ini juga terus diminati mahasiswa internasional karena memberikan pengalaman hidup bersama masyarakat dan pertukaran budaya secara langsung.(tok)

Baca Juga :  Harga Emas Hari Ini Makin Meroket Pecahkan Rekor Termahal