KILASJATIM.COM, Bondowoso – Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus memperkuat upaya menekan angka pengangguran melalui penyelenggaraan Bondowoso Job Fair 2026 yang digelar Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan TK). Kegiatan tersebut resmi dibuka Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid dengan menghadirkan 40 perusahaan yang menyediakan sedikitnya 1.224 lowongan pekerjaan bagi masyarakat.
Bupati Abdul Hamid Wahid menegaskan bahwa Job Fair bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mempertemukan kebutuhan dunia usaha dengan potensi sumber daya manusia yang dimiliki Bondowoso.
“Ini adalah bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan akses pekerjaan yang layak bagi masyarakat. Kami ingin setiap investasi yang masuk mampu membuka peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan warga Bondowoso,” ujar Bupati.
Berdasarkan data tahun 2025, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Bondowoso berhasil ditekan hingga 2,55 persen. Meski demikian, masih terdapat sekitar 12.500 pencari kerja yang didominasi lulusan SMA, SMK, MA hingga perguruan tinggi yang membutuhkan kesempatan memasuki dunia kerja.
Karena itu, Pemkab Bondowoso terus memperkuat kolaborasi dengan sektor swasta melalui penyederhanaan perizinan dan promosi potensi daerah untuk menarik lebih banyak investor. Namun, Bupati menegaskan bahwa investasi yang masuk harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama melalui penyerapan tenaga kerja lokal.
“Investor yang datang ke Bondowoso harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui penyerapan tenaga kerja lokal yang berkualitas dan berdaya saing,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi 40 perusahaan yang ikut berpartisipasi dalam Job Fair 2026. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam memperluas kesempatan kerja sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Di hadapan ribuan pencari kerja, Bupati mengajak generasi muda terus meningkatkan kompetensi, menguasai teknologi, serta memiliki mental kerja yang profesional agar mampu bersaing di dunia kerja. Pemerintah Kabupaten Bondowoso, lanjutnya, akan terus menghadirkan berbagai program pelatihan kerja dan sertifikasi kompetensi berstandar nasional guna mencetak tenaga kerja yang siap bersaing, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bondowoso, Gina Belanza Mulia, memberikan apresiasi atas langkah Pemerintah Kabupaten Bondowoso yang berhasil menghadirkan puluhan perusahaan dalam pelaksanaan Job Fair 2026. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha menunjukkan adanya komitmen bersama dalam memperluas akses lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
“Kami mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten Bondowoso yang telah menghadirkan berbagai perusahaan dalam pelaksanaan Job Fair. Ini menjadi bukti adanya sinergi untuk membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.
Meski demikian, Gina menilai jumlah perusahaan yang berpartisipasi masih perlu terus ditingkatkan. Pasalnya, jumlah pencari kerja di Bondowoso terus bertambah setiap tahun sehingga diperlukan lebih banyak perusahaan agar pilihan pekerjaan yang tersedia semakin beragam dan sesuai dengan latar belakang pendidikan, keterampilan, maupun pengalaman para pencari kerja.
“Semakin banyak perusahaan yang terlibat, maka semakin besar pula peluang masyarakat memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi yang dimiliki,” ujarnya.
Menurut Gina, keberhasilan penyelenggaraan Job Fair tidak hanya diukur dari banyaknya perusahaan yang hadir, tetapi juga dari tingkat penyerapan tenaga kerja yang benar-benar terjadi setelah kegiatan berlangsung. Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah melakukan evaluasi secara berkala terhadap jumlah perusahaan peserta, jumlah lowongan yang tersedia, hingga tingkat penyerapan tenaga kerja.
“Dengan evaluasi yang berkelanjutan, kami berharap pelaksanaan Job Fair ke depan semakin efektif dalam mengurangi angka pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bondowoso,” pungkasnya.
Bupati Abdul Hamid Wahid secara resmi membuka Bondowoso Job Fair 2026 dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim.” Ia berharap kegiatan tersebut menjadi jembatan yang efektif antara perusahaan dan pencari kerja serta mampu mempercepat penurunan angka pengangguran dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Bondowoso.(wan)
