Cetak Laba Beruntun, Perkuat Dukungan untuk Mitra Driver dan Pemegang Saham

oleh -315 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk kembali mencatatkan kinerja positif dengan membukukan laba bersih Rp252 miliar pada kuartal II 2026. Ini menjadi kuartal kedua berturut-turut GoTo mencetak laba setelah meraih laba bersih Rp171 miliar pada kuartal I 2026.

Sejalan dengan itu, Gross Transaction Value (GTV) inti tumbuh 83 persen secara tahunan menjadi Rp164 triliun, sedangkan pendapatan bersih meningkat 31 persen menjadi Rp5,7 triliun. EBITDA Grup yang disesuaikan juga melonjak 137 persen menjadi Rp1,01 triliun, menembus Rp1 triliun untuk pertama kalinya.

Direktur Utama Grup GoTo, Hans Patuwo, mengatakan pencapaian tersebut menunjukkan fondasi bisnis perusahaan semakin kuat. “Kami mencetak laba bersih selama dua kuartal berturut-turut, dengan EBITDA Grup yang disesuaikan melampaui Rp1 triliun untuk pertama kalinya. Bisnis Fintech juga kini profitabilitasnya telah melampaui bisnis On-demand Services, menunjukkan kekuatan ekosistem GoTo,” ujarnya.

Bisnis Fintech melalui GoPay menjadi penyumbang pertumbuhan terbesar dengan EBITDA yang disesuaikan melonjak 447 persen menjadi Rp481 miliar dan pendapatan bersih naik 53 persen menjadi lebih dari Rp2 triliun. Sementara itu, jumlah transaksi meningkat 91 persen menjadi 2,4 miliar transaksi.

Di sektor layanan on-demand, Gojek tetap mencatat pertumbuhan dengan EBITDA yang disesuaikan mencapai Rp464 miliar. Hans memastikan penyesuaian komisi baru layanan GoRide yang mulai berlaku 1 Juli 2026 tidak mengubah optimisme perusahaan. “Penyesuaian ini memang tidak mudah, tetapi kami percaya dapat mengelola dampaknya dengan baik. Karena itu, kami tetap mempertahankan target EBITDA Grup sepanjang 2026 di kisaran Rp3,2 triliun hingga Rp3,4 triliun,” katanya.

GoTo juga menegaskan komitmennya meningkatkan kesejahteraan Mitra Driver melalui perluasan manfaat, seperti kepesertaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, program beasiswa, hingga umrah gratis. “Kesuksesan tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari kemajuan seluruh pihak di dalam ekosistem GoTo, termasuk para Mitra Driver,” tutur Hans.

Baca Juga :  GoTo Luncurkan Bursa Kerja Mitra Gojek, Bantu Pengembangan Karier Mitra dan Keluarga

Selain itu, GoTo berencana membatalkan lebih dari 32 miliar saham tresuri atau sekitar 2,7 persen dari total saham beredar sebagai langkah meningkatkan nilai bagi pemegang saham, yang akan diajukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).(tok)