AIPNI Jatim Siapkan Perawat Berstandar Internasional

oleh -320 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) Regional IX Jawa Timur melantik pengurus baru sekaligus menggelar rapat kerja periode 2026–2030 di Surabaya, Rabu (29/7/2026). Forum ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan LLDIKTI untuk meningkatkan mutu pendidikan keperawatan agar mampu memenuhi kebutuhan nasional hingga pasar kerja internasional.

Mewakili Gubernur Jawa Timur, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur, Dr. Erwin Astha Triyono, menegaskan tantangan pendidikan keperawatan saat ini bukan hanya mencetak lulusan dalam jumlah besar, tetapi memastikan kualitas dan pemerataan tenaga kesehatan. “Tugas kita adalah mencetak perawat yang bermutu, unggul, serta mampu mengikuti perkembangan teknologi kesehatan, termasuk artificial intelligence. Selain itu, distribusi tenaga perawat juga harus merata hingga ke daerah yang membutuhkan,” terang dr. Erwin.

Ketua LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M., berharap AIPNI menjadi motor penggerak peningkatan mutu pendidikan keperawatan melalui kolaborasi global dan penguatan kurikulum berstandar internasional. “Profesi keperawatan memiliki peluang besar di tingkat internasional. Karena itu, kurikulum perlu disesuaikan dengan kebutuhan negara tujuan, termasuk penguatan kemampuan bahasa asing agar lulusan siap bekerja di luar negeri,” kata Dyah Sawitri.

Sementara itu, Ketua AIPNI Regional IX Jawa Timur, Prof. Dr. M. Hasinuddin, S.Kep., Ns., M.Kep., mengatakan kepengurusan baru akan memprioritaskan percepatan internasionalisasi pendidikan ners. Saat ini baru sekitar 10 persen dari 62 institusi anggota yang menerapkan kurikulum berstandar internasional. “Tantangan terbesar adalah kemampuan bahasa asing. Kompetensi perawat Indonesia sudah diakui di berbagai negara, sehingga yang perlu terus diperkuat adalah kesiapan bahasa dan wawasan internasional,” ujar Hasinuddin.

Menurut Hasinuddin, peluang kerja perawat Indonesia di luar negeri, termasuk di kawasan Timur Tengah, masih sangat terbuka. Karena itu, AIPNI akan terus mendorong perguruan tinggi meningkatkan kualitas lulusan agar mampu bersaing di pasar kerja global sekaligus memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di dalam negeri.(tok)

Baca Juga :  BPD HIPMI Jawa Timur Dorong Akbar Himawan Buchari Jadi Menpora RI