Khofifah Lepas Kontingen Jawa Timur ke LKS Nasional 2026, Targetkan Juara Umum Keempat Berturut-turut

oleh -157 Dilihat
Istimewa

KILASJATIM.COM, Jakarta – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi melepas 45 siswa yang tergabung dalam kontingen Jawa Timur untuk mengikuti Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah Tingkat Nasional 2026. Pelepasan berlangsung di Badan Penghubung Provinsi Jawa Timur, Jakarta.

Prosesi pelepasan ditandai dengan penyematan jaket kontingen kepada perwakilan peserta oleh Khofifah yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai. Momentum tersebut menjadi penyemangat bagi para siswa yang akan mewakili Jawa Timur pada ajang kompetensi vokasi tingkat nasional.

Dalam sambutannya, Khofifah mengajak seluruh peserta tampil percaya diri dan berjuang maksimal demi mempertahankan prestasi Jawa Timur sebagai juara umum LKS Nasional. Ia optimistis kontingen tahun ini mampu kembali membawa pulang medali terbanyak.

“Semua peserta lomba dari bumi Majapahit yang luar biasa, kita sudah hattrick. Mudah-mudahan tahun ini Jawa Timur mendapatkan medali sebanyak-banyaknya. Insyaallah anak-anakku di sini semuanya hebat dan kembali menjadi juara umum untuk Jawa Timur,” ujar Khofifah dalam keterangan resminya, Sabtu, 25/7/2026.

Menurut dia, keberhasilan Jawa Timur dalam ajang LKS selama beberapa tahun terakhir tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari siswa, guru pembimbing, kepala sekolah, hingga dukungan dunia usaha dan dunia industri yang terlibat dalam pembinaan pendidikan vokasi.

“Kekuatan Jawa Timur ada pada ekosistemnya. Ketika sekolah, guru, pemerintah, dunia usaha, dunia industri, dan para orang tua bergerak bersama, lahirlah talenta-talenta terbaik,” katanya.

Khofifah juga mengajak seluruh peserta, pembimbing, dan pendamping memanjatkan doa agar seluruh rangkaian kompetisi berjalan lancar serta menghasilkan prestasi terbaik bagi Jawa Timur.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menjelaskan, LKS Nasional 2026 akan digelar melalui dua skema, yakni daring dan luring. Jawa Timur mengikuti 38 bidang lomba, terdiri atas 19 bidang secara daring dan 19 bidang secara luring, termasuk satu bidang eksibisi Artificial Intelligence (AI).

Baca Juga :  BAZNAS Jatim Salurkan Bantuan Rp10 Miliar untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatera

Sebanyak 45 siswa akan bertanding, terdiri dari 21 peserta daring serta 24 peserta luring dan eksibisi. Mereka berasal dari 29 SMK negeri dan swasta di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Menurut Aries, bidang kompetisi yang diikuti mencakup teknologi digital, teknik dan rekayasa, konstruksi, otomotif, ketenagalistrikan, desain, kesehatan, pariwisata, kecantikan, kemaritiman, pertanian, hingga berbagai kompetensi unggulan SMK lainnya.

Khusus pada bidang eksibisi Artificial Intelligence, Jawa Timur diwakili tiga siswa dari SMK Telkom Sidoarjo yang dijadwalkan tampil pada 29 Juli 2026 di SMKN 4 Jakarta Utara.

Aries mengatakan pelaksanaan lomba daring dipusatkan di Buduran, Kabupaten Sidoarjo, sedangkan lomba luring berlangsung di sejumlah lokasi di Depok, Jakarta, dan Banten.

Ia menambahkan, pembinaan kontingen tahun ini diperkuat melalui strategi 3M + 3B + 3S, yakni membangun mental juara, kemandirian, motivasi tinggi, disertai budaya berdoa, belajar, berlatih, serta menargetkan sukses persiapan, sukses pertandingan, dan sukses prestasi.

“Kami optimistis seluruh peserta telah siap. Target kami adalah mempertahankan gelar juara umum sekaligus mengulang bahkan melampaui capaian sekitar 20 medali emas nasional pada tahun lalu,” ujar Aries.

Optimisme tersebut juga diperkuat oleh Ketua Tim Sukses LKS Nasional Jawa Timur, Parnoto. Ia mengungkapkan bahwa persiapan kontingen telah dilakukan sejak Januari 2026 melalui seleksi berjenjang dan pembinaan intensif, termasuk simulasi soal berstandar nasional hingga WorldSkills Championship.

Menurutnya, dukungan penuh Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjadi modal penting bagi kontingen untuk kembali mengharumkan nama daerah di tingkat nasional dan mempertahankan tradisi prestasi yang telah diraih dalam tiga tahun terakhir.(Den/Friz)