KILASJATIM.COM, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan apresiasi kepada 18 pelajar berprestasi yang sukses mengharumkan nama Indonesia di ajang paduan suara internasional di China. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dalam acara yang digelar di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Jumat (24/7/2026), sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan prestasi generasi muda yang berhasil membawa budaya Nusantara tampil di panggung dunia.
Penghargaan secara simbolis diserahkan Emil didampingi Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai serta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur Evy Afianasari.
Ke-18 pelajar asal Jawa Timur tersebut tergabung dalam Shine Harmony Choir yang mengikuti kompetisi paduan suara internasional di China. Bersama anggota tim lainnya, mereka juga tampil dalam variety show Voices of Youth melalui penampilan Gitabumi Shine Voices yang menuai apresiasi luas dari publik internasional.
Penampilan mereka menjadi perhatian karena memadukan kekayaan budaya Indonesia dengan harmoni musik modern. Lantunan sinden dipadukan dengan irama khas tari kecak Bali sehingga menghadirkan pertunjukan yang memikat sekaligus memperkenalkan identitas budaya Nusantara kepada masyarakat dunia.
Plt Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi Jawa Timur. Menurutnya, festival yang diikuti merupakan salah satu ajang bergengsi dengan jangkauan publikasi internasional yang luas.

“Kita terkesan sekali bahwa ternyata bisa mencetak prestasi di festival yang menurut saya salah satu yang bergengsi. Bukan hanya bergengsi festivalnya, tapi eksposurnya di dunia juga cukup luas,” ujar Emil.
Emil menilai persaingan berlangsung sangat ketat. Namun para pelajar Indonesia mampu menunjukkan kualitas penampilan yang memukau hingga mendapat apresiasi dari penonton maupun peserta dari berbagai negara, termasuk Korea Selatan.
Ia juga mengaku penampilan langsung para pelajar lebih mengesankan dibandingkan rekaman yang beredar. Perpaduan unsur musik tradisional dengan aransemen modern menjadi daya tarik utama yang mendapat perhatian khusus.
“Kita terpukau dengan apa yang ada di rekaman, tapi ternyata lebih memukau lagi penampilan live-nya. Bahkan ada yang menggabungkan unsur sinden di dalam lagunya, dan itu diapresiasi langsung oleh Pak Menteri Kebudayaan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja keras para pelajar bersama pembina dan pelatih. Menurutnya, keberhasilan di tingkat internasional membuktikan pelajar Jawa Timur mampu bersaing sekaligus menjadi duta budaya Indonesia di panggung global.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh tim,” ujar Aries.
Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi pelajar lain untuk terus mengembangkan potensi di bidang akademik, seni, maupun kebudayaan. Pemprov Jatim, lanjutnya, akan terus memberikan ruang dan dukungan agar semakin banyak talenta muda yang mengukir prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Pada kesempatan itu, Emil juga mengarahkan Dinas Pendidikan bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur melakukan pendataan menyeluruh terhadap berbagai prestasi yang diraih pelajar Jawa Timur. Langkah tersebut dinilai penting untuk membangun basis data talenta daerah sekaligus memperkuat pembinaan sehingga semakin banyak generasi muda Jawa Timur yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. (FRI)
