BKN Uji Coba ASN Bekerja Dekat Rumah, Ini Tujuannya

oleh -153 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Ilustrasi (Foto: dok kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Jakarta – Badan Kepegawaian Negara (BKN) mulai menguji coba skema baru yang memungkinkan aparatur sipil negara (ASN) bekerja lebih dekat dengan domisilinya. Program ini diharapkan dapat memangkas biaya hidup sekaligus meningkatkan kenyamanan bekerja tanpa mengurangi produktivitas.

Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh mengatakan kebijakan tersebut menjadi salah satu upaya menjawab kebutuhan ASN yang selama ini harus bekerja jauh dari keluarga atau tempat tinggal.

“BKN mendekatkan ASN pada keluarganya, pada domisilinya,” kata Zudan dalam video yang diunggah melalui akun Instagram resmi BKN, Kamis (23/7/2026).

Pada tahap awal, program ini baru diterapkan di lingkungan BKN sebagai proyek percontohan. Jika hasilnya dinilai efektif, skema serupa diharapkan dapat diadopsi kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah.

“Ini untuk BKN dulu. Mudah-mudahan nanti bisa menginspirasi kementerian, lembaga, provinsi, hingga kabupaten/kota,” ujarnya.

Menurut Zudan, banyak ASN menghadapi beban pengeluaran yang tinggi karena harus tinggal terpisah dari keluarga atau bekerja jauh dari domisili. Kondisi itu juga menyulitkan sebagian pegawai yang memiliki tanggung jawab mengasuh anak.

Ia menilai kebijakan bekerja lebih dekat dengan rumah dapat membantu menekan berbagai pengeluaran, mulai dari biaya transportasi hingga kebutuhan rumah tangga.

“Kalau suami istri bisa berkumpul, pengeluaran seperti tiket perjalanan, biaya dapur, listrik, hingga air bisa lebih hemat,” ucapnya.

Zudan menambahkan, efisiensi pengeluaran menjadi penting di tengah kondisi pemerintah yang belum dapat menaikkan pendapatan ASN dalam waktu dekat. Karena itu, menurutnya, mengurangi beban biaya hidup menjadi salah satu solusi yang dapat dilakukan melalui penataan pola kerja.

Apabila uji coba berjalan sesuai harapan, program ini berpeluang menjadi model baru penempatan ASN yang lebih fleksibel tanpa mengabaikan kebutuhan organisasi maupun pelayanan publik. (cit)

Baca Juga :  Membludak, Penjualan Perdana Infinix Note10 Pro NFC Ditunda!