KILASJATIM.COM, Surabaya – Surabaya mematangkan persiapan jelang bergulirnya Piala Presiden 2026. Tak hanya Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) sebagai venue utama, sejumlah lapangan latihan juga disiapkan agar seluruh kebutuhan tim peserta selama turnamen dapat terpenuhi.
Koordinasi dengan PSSI terus dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas yang menjadi tanggung jawab tuan rumah siap digunakan saat turnamen berlangsung mulai 25 Juli hingga 6 Agustus 2026.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pemerintah kota fokus menyiapkan venue pertandingan dan fasilitas latihan. Sementara kebutuhan teknis penyelenggaraan lainnya ditangani PSSI.
“Kami sudah berkoordinasi dengan PSSI. Yang menjadi tanggung jawab kami, seperti venue pertandingan dan lapangan latihan, sudah kami siapkan,” kata Eri dalam keterangannya yang dikutip, Selasa (219/7/2026).
Pengalaman menjadi tuan rumah berbagai ajang sepak bola internasional, termasuk Piala Dunia U-17 2023, menjadi bekal Surabaya dalam menyiapkan penyelenggaraan turnamen. Menurut Eri, prosedur penanganan pertandingan berskala besar sudah dimiliki sehingga proses persiapan berjalan lebih terukur.
Kepala Disbudporapar Surabaya Herry Purwadi mengatakan, GBT akan menjadi pusat pertandingan Grup B. Untuk menunjang kebutuhan peserta, Lapangan Thor dan Stadion Gelora 10 Nopember disiapkan sebagai lokasi latihan.
Tak hanya memastikan kondisi lapangan, kesiapan fasilitas penunjang juga menjadi perhatian agar seluruh tim dapat menjalani latihan maupun pertandingan dengan nyaman selama berada di Surabaya.
Piala Presiden 2026 akan berlangsung pada 25 Juli hingga 6 Agustus dan diikuti delapan klub dari empat negara Asia Tenggara. Surabaya menjadi tuan rumah Grup B yang dihuni Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSMS Medan, dan Port FC asal Thailand, sedangkan Grup A dimainkan di Bandung. (cit)
