PSC BEST SIGAP 119 Hadir Lebih Dekat, RSUD dr. H. Koesnadi Perkuat Layanan Kegawatdaruratan untuk Masyarakat Bondowoso

oleh -341 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui RSUD dr. H. Koesnadi terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya dalam penanganan kegawatdaruratan. Salah satunya dengan menghadirkan PSC BEST SIGAP 119 (Public Safety Center), layanan respons cepat yang siap siaga 24 jam untuk memberikan pertolongan kepada masyarakat dalam kondisi darurat medis.

Sejak resmi dikelola RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso mulai 1 Juli 2026, PSC BEST SIGAP 119 menjadi sistem pelayanan kegawatdaruratan yang terintegrasi. Layanan ini memungkinkan masyarakat memperoleh bantuan medis secara cepat melalui Call Center 119 maupun WhatsApp 081230999119.

Direktur RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso, dr. Yus Priyatna Adryanto, Sp.P., FISR, mengatakan bahwa kehadiran PSC BEST SIGAP merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, profesional, dan mudah diakses oleh masyarakat.

“PSC BEST SIGAP 119 kami hadirkan agar masyarakat Bondowoso mendapatkan pertolongan secepat mungkin ketika menghadapi kondisi kegawatdaruratan. Waktu adalah faktor yang sangat menentukan dalam menyelamatkan nyawa, sehingga kami menyiagakan layanan ini selama 24 jam dengan tenaga kesehatan yang kompeten dan sistem yang terintegrasi dengan IGD,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setelah menerima laporan, petugas akan melakukan asesmen awal, mengirim ambulans ke lokasi, memberikan pertolongan medis pertama, mengevakuasi pasien secara aman ke fasilitas kesehatan yang sesuai, hingga memastikan pasien mendapatkan penanganan lanjutan di Instalasi Gawat Darurat.

Menurut dr. Yus, PSC BEST SIGAP diprioritaskan untuk kondisi yang benar-benar mengancam keselamatan jiwa, seperti nyeri dada mendadak, gejala stroke, kecelakaan lalu lintas, perdarahan hebat, sesak napas berat, henti jantung atau henti napas, ibu hamil dengan kondisi gawat darurat, luka bakar berat, kejang berkepanjangan, penurunan kesadaran, hingga bencana dan keadaan darurat lainnya.

Baca Juga :  Tekan Kasus TBC, RSUD dr. H. Koesnadi Fokuskan Surveilans dan Pengawasan Obat

Di sisi lain, ia mengingatkan masyarakat agar menggunakan layanan ini secara bijak. PSC 119 bukan diperuntukkan bagi kebutuhan nonkegawatdaruratan seperti kontrol rutin, mengantar pasien pulang, antar pasien rawat jalan, mengambil obat, mengangkut pasien dengan kondisi stabil, maupun transportasi biasa.

“Kami mengajak masyarakat memanfaatkan PSC BEST SIGAP sesuai peruntukannya. Satu panggilan yang bukan keadaan darurat dapat menghambat respons kepada pasien lain yang benar-benar membutuhkan pertolongan segera. Dengan dukungan masyarakat, kami optimistis layanan ini dapat menjadi garda terdepan dalam penyelamatan nyawa di Bondowoso,” pungkas dr. Yus.

Melalui PSC BEST SIGAP 119, RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso berharap pelayanan kegawatdaruratan semakin cepat, tepat, dan terintegrasi, sehingga mampu memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Bondowoso.(wan)