LG  Penetrasi Pasar,  Hadirkan Ekosistem Rumah Pintar Berbasis AI di Surabaya

oleh -22 Dilihat
Pembaruan LG ThinQ yang menjadi pondasi utama koleksi terbaru LG dalam menghadirkan ekosistem rumah pintar yang lebih personal.(kilasjatim.com/nova) 

KILASJATIM. COM, Surabaya  — PT LG Electronics Indonesia memperkuat penetrasi pasar elektronik premium di Jawa Timur dengan menghadirkan ekosistem rumah pintar (smart home) berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) secara lengkap di Surabaya

Tahun 2026 menghadirkan seluruh koleksi lengkapnya mencakup lengkap perangkat elektronik hiburan hingga pendukung pekerjaan rumah tangga. Mulai dari TV, perangkat pendingin ruangan, kulkas, mesin cuci, vacuum cleaner hingga pemurni udara.

 Penantian publik Surabaya yang berniat membangun ekosistem rumah pintar berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence – AI), bakal segera berakhir. Pasalnya, PT LG Electronics Indonesia (LG) telah menghadirkan seluruh koleksi lengkapnya untuk tahun 2026 dengan tawaran integrasi mendalam terhadap AI.

Koleksi ini mencakup lengkap perangkat elektronik hiburan hingga pendukung pekerjaan rumah tangga. Mulai dari TV, perangkat pendingin ruangan, kulkas, mesin cuci, vacuum cleaner hingga pemurni udara.

Ha Sang-chul, President of LG Electronics Indonesia menyampaikan, pembaruan LG ThinQ yang menjadi pondasi utama koleksi terbaru LG dalam menghadirkan ekosistem rumah pintar yang lebih personal ini, menurutnya lagi, dilakukan untuk mendukung konektivitas antar-perangkat yang lebih mulus dan intuitif. Dengan pembaruan yang dibawanya, LG ThinQ kini memungkinkan pengguna mengelola seluruh perangkat elektronik LG yang mendukung, melalui satu antarmuka cerdas dan responsif.

“Tak sekedar berbasis AI, keseluruhannya dirancang untuk menghadirkan pengalaman terkoneksi dengan interaksi lebih personal dan memberikan kehidupan lebih ringkas bagi pemiliknya,” ujar Ha Sang-chul.

Hal ini menurutnya dimungkinkan dengan dukungan ekosistem rumah pintar LG ThinQ yang diperbarui. Melalui LG ThinQ misalnya, dikatakan TV pintar LG dapat berkoordinasi dengan AC untuk menyesuaikan suhu ruangan saat film dimulai. Sementara disisi lain, mesin cuci dirancang dapat memberi notifikasi langsung ke perangkat seluler dan disisi lain perangkat pemurni udara akan secara otomatis menyesuaikan daya hisap berdasarkan data kualitas udara secara real-time.

Baca Juga :  Jenius Co Creation Week 2021 Ajak Masyarakat Digital Savvy Berkreasi

“Keseluruhannya terkelola dalam satu genggaman. Dengan keterhubungan antar perangkat lebih baik, lebih personal dan lebih ringkas,” jelas Ha Sang-chul.

Melalui sistem tersebut, televisi pintar dapat mengatur suhu AC secara otomatis saat pengguna mulai menonton film, mesin cuci mengirimkan notifikasi ke ponsel ketika proses pencucian selesai, hingga air purifier menyesuaikan kinerja berdasarkan kualitas udara secara real time.

Di sektor hiburan, LG menghadirkan jajaran LG AI TV yang menggunakan sistem operasi webOS terbaru dengan dukungan program pembaruan perangkat lunak selama lima tahun melalui webOS Re:New Program. Perangkat ini juga dilengkapi AI Voice Command yang mampu memahami percakapan bahasa Indonesia secara natural, didukung sistem keamanan digital LG Shield.

Branch Manager Surabaya PT LG Electronics Indonesia, Iwan Sutanto, menunjukkan salah satu produk LG, Kulkas berbasis AI  showroom Surabaya Barat. (kilasjatim.com/nova)

Sementara itu, Branch Manager Surabaya PT LG Electronics Indonesia, Iwan Sutanto, mengatakan pengembangan fitur tersebut melibatkan pusat riset dan pengembangan LG bersama talenta Indonesia sehingga mampu mengenali kebiasaan serta pola komunikasi masyarakat lokal.

Untuk pasar premium, LG menawarkan OLED evo AI G6 yang menggunakan prosesor AI alpha 11 Gen3, teknologi Hyper Radiant Color serta desain Flush-fit Gallery. Sementara seri OLED evo AI C6 tersedia dalam berbagai ukuran layar hingga 83 inci dengan kemampuan visual 4K 165Hz yang menyasar kebutuhan gaming.

“LG juga memperkenalkan kategori baru MRGB evo AI yang menggabungkan teknologi Mini RGB dan Micro RGB, setelah sebelumnya diperkenalkan pada ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026,” kata Iwan di Surabaya, Jumat (10/7/2026).

Pada kategori pendingin ruangan, LG menghadirkan AC DUALCOOL dengan teknologi Dual Inverter Compressor yang diklaim mampu mendinginkan ruangan lebih cepat sekaligus menghemat konsumsi listrik hingga 70 persen dibandingkan AC konvensional.

Baca Juga :  SIG Kerjasama Bank Mandiri, BRI, BNI, Telkomsel dan LinkAja, Tingkatkan Fasilitas Pembiayaan Retailer Toko Bangunan,

Perangkat tersebut juga dilengkapi fitur Watt Control untuk mengatur konsumsi daya sesuai kebutuhan pengguna, filter PM2.5, serta konektivitas Wi-Fi melalui LG ThinQ.

Sementara di segmen peralatan dapur, LG membawa kulkas InstaView Multi Door Fit&Max Series yang tetap mempertahankan panel kaca transparan melalui dua kali ketukan. Fitur tersebut memungkinkan pengguna melihat isi kulkas tanpa membuka pintu sehingga membantu menjaga kestabilan suhu dan efisiensi energi.

Untuk kebutuhan pencucian pakaian, LG memperkenalkan mesin cuci front loading berkapasitas 20 kilogram yang menggabungkan fungsi mencuci dan mengeringkan dalam satu perangkat. Teknologi AI DD 2.0 yang disematkan mampu mendeteksi berat cucian, jenis kain, hingga tingkat kekotoran secara otomatis untuk menentukan pola pencucian yang optimal.

Melengkapi ekosistem rumah pintar, LG turut menghadirkan vacuum cleaner nirkabel CordZero A9T-LITE dengan teknologi All-in-One Tower. Selain berfungsi sebagai stasiun pengisian daya, dok penyimpanan perangkat ini juga mampu mengosongkan wadah debu secara otomatis sehingga memudahkan proses perawatan harian.

Integrasi perangkat dalam satu ekosistem menjadi strategi perusahaan untuk mendorong adopsi rumah pintar sekaligus meningkatkan nilai tambah bagi konsumen.

“Kehadiran seluruh lini produk AI tersebut memperlihatkan fokus LG memperluas pasar smart home di Indonesia, khususnya Surabaya sebagai salah satu kota dengan pertumbuhan pasar elektronik premium yang terus meningkat,” pungkas Iwan. (nov)