KILASJATIM.COM, Bangkalan – Banteng Jatim FC U-17 menunjukkan kesiapan menghadapi Soekarno Cup 2026 setelah meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Perseba Bangkalan U-17 dalam laga uji coba di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu malam (4/7/2026).
Tiga gol yang membawa kemenangan Banteng Jatim FC U-17 menjadi modal berharga menjelang turnamen sepak bola usia muda antarprovinsi tersebut. Gol kemenangan tim binaan DPD PDI Perjuangan Jatim itu dicetak Ryanata Yoga, M. Hasbi, dan Lionel Adam Putra Wibowo. Lionel adalah talenta muda dari SMP Negeri 10 Surabaya yang tampil efektif saat memanfaatkan umpan silang di antara lini pertahanan lawan untuk mencetak gol.
Soekarno Cup merupakan turnamen sepak bola usia muda antarprovinsi yang pada edisi 2026 akan diikuti oleh 16 provinsi dari seluruh Indonesia. Turnamen dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 dengan Surabaya, Bangkalan, dan Gresik sebagai tuan rumah penyelenggaraan.
Ajang ini telah dua kali sukses digelar sebelumnya, yakni pada 2023 di Jakarta dan pada 2025 di Bali. Pada edisi 2026, Jawa Timur mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah sekaligus membawa misi mempertahankan gelar juara yang diraih Banteng Jatim FC pada penyelenggaraan sebelumnya.
Asisten Pelatih Banteng Jatim FC U-17 Hendra Setiawan mengatakan, laga uji coba dimanfaatkan tim pelatih untuk mengasah organisasi permainan, transisi antarlini, serta chemistry antarpemain yang terus dibangun menjelang turnamen.
“Secara umum kami cukup puas dengan perkembangan tim. Tim mulai menemukan bentuk permainan yang diinginkan. Formasi dasar 4-2-3-1 dapat dikembangkan anak- menjadi lebih dinamis. Ketika menguasai bola, dua fullback berani melakukan overlap untuk menambah lebar serangan, sementara salah satu gelandang bertahan melakukan covering sehingga keseimbangan tim tetap terjaga,” ujarnya.
Meski meraih kemenangan, Hendra menilai masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi sebelum tampil di Soekarno Cup. ”Kami akan terus melatih build-up dari bawah, pressing setelah kehilangan bola, serta mempercepat transisi positif maupun negatif. Prinsipnya, pemain harus berani menguasai bola, cepat mengambil keputusan, dan disiplin menjaga kekompakan antarlini,” kata Hendra.
Hendra juga akan melakukan evaluasi terkait efektivitas penyelesaian akhir dan konsistensi intensitas permainan selama 90 menit. “Kami tidak ingin cepat puas. Hasil ini bagus untuk meningkatkan kepercayaan diri, tetapi evaluasi tetap dilakukan agar saat turnamen nanti para pemain berada pada performa terbaik,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Daniel Rohi, memberikan apresiasi atas perkembangan yang ditunjukkan skuad Banteng Jatim FC U-17. Ia menilai semangat, disiplin, dan kualitas permainan para pemain menjadi modal penting untuk mempertahankan prestasi.
“Perkembangan tim sangat positif. Kami mengapresiasi kerja keras seluruh pemain, pelatih, ofisial, dan semua pihak yang terlibat dalam proses pembinaan. Kemenangan ini menunjukkan bahwa persiapan berjalan sesuai rencana,” ujar Daniel.
Menurutnya, status Banteng Jatim FC sebagai juara bertahan menjadi motivasi tambahan, namun tidak boleh membuat tim terlena. “Kami percaya tim ini memiliki kualitas untuk kembali bersaing di level tertinggi. Status juara bertahan tentu menjadi tantangan tersendiri, tetapi saya yakin para pemain mampu menjaga mental juara, tetap rendah hati, dan fokus menghadapi setiap pertandingan. Target kami tentu memberikan penampilan terbaik di hadapan masyarakat Jawa Timur,” katanya.
Asisten Manajer Banteng Jatim FC U-17, Eri Irawan, menambahkan, serangkaian pertandingan uji coba akan terus dijalani Banteng Jatim FC U-17 sebagai bagian dari pemantapan taktik, peningkatan kebugaran, serta pembentukan kekompakan tim sebelum bersaing di Soekarno Cup 2026. Sejak persiapan tiga bulan terakhir, Banteng Jatim FC U-17 telah melakoni
”Kami sudah berdiskusi dengan tim pelatih untuk menggelar 2-3 kali uji coba lagi jelang penyelenggaraan Soekarno Cup pada Agustus 2026 untuk mematangkan game model yang ingin diterapkan. Dengan frekuensi pertandingan yang cukup, chemistry dan pemahaman taktik pemain akan semakin terbentuk sehingga saat memasuki Soekarno Cup nanti mereka sudah siap menampilkan performa terbaik,” ujar Eri. (SAG)
