Bediding di Jatim Bertahan hingga September, Ini Penjelasan BMKG

oleh -332 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor

KILASJATIM.COM, Surabaya – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena bediding masih akan berlangsung di Jawa Timur hingga September 2026. Selama periode tersebut, suhu udara pada malam hingga dini hari diperkirakan dapat turun hingga sekitar 15 derajat Celsius, bahkan lebih rendah di sejumlah wilayah dataran tinggi.

Prakirawan BMKG Linda Fitrotul mengatakan fenomena udara dingin yang biasa terjadi pada Juli hingga September merupakan kondisi normal saat musim kemarau. Penyebab utamanya adalah angin monsun Australia yang membawa massa udara dingin dan kering ke Indonesia.

“Fenomena suhu dingin pada Juli hingga September merupakan hal yang wajar. Saat ini kita berada pada musim kemarau yang dipengaruhi monsun Australia yang membawa massa udara dingin dan kering,” kata Linda saat dikonfirmasi, Kamis (2/7/2026).

Menurut Linda, penurunan suhu juga dipengaruhi minimnya tutupan awan. Pada siang hari, permukaan bumi menyerap panas matahari secara maksimal. Namun ketika malam tiba, panas tersebut dilepaskan kembali ke atmosfer sehingga suhu udara turun cukup signifikan.

Fenomena yang dikenal sebagai bediding itu tidak hanya dirasakan di Malang, tetapi juga terjadi hampir di seluruh wilayah Jawa Timur. Meski demikian, Malang menjadi salah satu daerah yang terasa lebih dingin karena berada di dataran tinggi.

“Malang memiliki ketinggian rata-rata 400 hingga 600 meter di atas permukaan laut, sedangkan Kota Batu berada pada ketinggian lebih dari 700 hingga 1.700 meter. Semakin tinggi suatu wilayah, umumnya suhu udaranya semakin rendah,” ujarnya.

Berdasarkan prakiraan BMKG, kawasan Bromo diperkirakan menjadi wilayah terdingin di Jawa Timur dengan suhu minimum sekitar 8,2 derajat Celsius. Disusul Malang 12,4 derajat Celsius, Pasuruan 12,6 derajat Celsius, dan Trenggalek 14,7 derajat Celsius.

Baca Juga :  Hilirisasi Kelapa Dongkrak Ekonomi, Unitomo–Halut Perkuat Kolaborasi

Sementara itu, di kawasan perkotaan Malang, suhu udara pada malam hingga dini hari masih berpotensi berada di kisaran 15 derajat Celsius.

BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama periode bediding. Warga disarankan mengenakan pakaian hangat, terutama bagi anak-anak, lansia, serta penderita penyakit pernapasan agar terhindar dari dampak cuaca dingin. (cit) 

No More Posts Available.

No more pages to load.