Kukuhkan 29 Kepala Puskesmas, Wabup Sidoarjo Minta Pelayanan Cepat dan Humanis

oleh -265 Dilihat
Oleh
Tama
Reporter
Wabup Mimik Minta 29 Kepala Puskesmas Layani Warga dengan Senyum. (Foto: Ist)

KILASJATIM.COM, Sidoarjo – Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana mengukuhkan 29 Kepala UPTD Puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Rabu (1/7/2026). Dalam kesempatan itu, Mimik menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang cepat, ramah, dan humanis agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah.

Menurut Mimik, jabatan kepala puskesmas bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia mengingatkan setiap pasien yang datang ke puskesmas mengharapkan pelayanan yang cepat, informasi yang jelas, serta perlakuan yang ramah dari petugas kesehatan.

“Jabatan ini adalah ladang ibadah. Masyarakat yang datang ke puskesmas ingin mendapatkan pelayanan yang cepat, ramah, informasi yang jelas, dan diperlakukan dengan baik,” ujar Mimik.

Mimik menilai kepala puskesmas merupakan wajah pelayanan kesehatan pemerintah di tingkat kecamatan. Karena itu, budaya kerja yang humanis harus diterapkan oleh seluruh tenaga kesehatan.

Ia juga mengajak para kepala puskesmas membangun suasana pelayanan yang hangat. Menurutnya, senyum dan sapaan sederhana dapat memberikan semangat bagi pasien yang sedang menjalani pengobatan.

Selain memberikan arahan terkait pelayanan, Mimik meminta para kepala puskesmas tidak hanya bekerja dari balik meja. Mereka diminta rutin turun ke lapangan untuk memastikan seluruh proses pelayanan berjalan baik, terutama di bagian administrasi yang menjadi pintu pertama masyarakat.

“Sesekali turun langsung melihat pelayanan di puskesmas. Pastikan masyarakat benar-benar terlayani dengan baik, terutama di bagian administrasi,” katanya.

Ia menambahkan, seorang pemimpin harus mampu memberi teladan kepada bawahannya. Menurutnya, kekompakan dan kedisiplinan tim akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Mimik juga menyoroti masih tingginya kasus HIV/AIDS di wilayah Krian dan Porong. Ia meminta seluruh kepala puskesmas menjadikan persoalan tersebut sebagai prioritas melalui upaya pencegahan, edukasi, deteksi dini, hingga pendampingan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Langgar Aturan Ramadan, 32 Botol Miras Diamankan Satpol PP

“Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Mari kita tekan kasus HIV/AIDS melalui pencegahan, edukasi, deteksi dini, dan pendampingan masyarakat,” tegasnya.

Mimik optimistis pelayanan yang profesional dan penuh kepedulian akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan pemerintah.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo dr. Lakhsmie Herawati mengatakan pengukuhan 29 kepala puskesmas merupakan bagian dari penguatan tata kelola layanan kesehatan primer di Kabupaten Sidoarjo.

Ia berharap para kepala puskesmas mampu membangun manajemen pelayanan yang profesional, responsif, inovatif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

“Kami berharap seluruh kepala puskesmas dapat memperkuat manajemen pelayanan, meningkatkan mutu layanan kesehatan, serta memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang cepat, mudah diakses, dan berkualitas,” ujarnya.

Pengukuhan 29 kepala puskesmas menjadi langkah awal Pemkab Sidoarjo memperkuat layanan kesehatan dasar. Dengan kepemimpinan baru di setiap puskesmas, pemerintah berharap kualitas pelayanan semakin meningkat sekaligus mampu menjawab berbagai tantangan kesehatan masyarakat, termasuk penanganan HIV/AIDS di sejumlah wilayah.(cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.