Dokter Anak: Jangan Tunggu Sakit, Vaksin Lindungi Anak Sejak Dini

oleh -189 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Masih banyak orang tua menganggap vaksin hanya diperlukan ketika anak sakit. Padahal, imunisasi justru diberikan saat anak dalam kondisi sehat agar tubuh memiliki perlindungan sebelum terpapar penyakit.

Dokter Spesialis Anak RS Premier Surabaya, dr. Deddy Iskandar, Sp.A, menegaskan vaksinasi merupakan investasi kesehatan jangka panjang yang berperan mencegah penyakit berat, komplikasi, hingga kematian akibat penyakit yang sebenarnya dapat dicegah. “Vaksin bekerja seperti sabuk pengaman. Fungsinya bukan mengobati penyakit, tetapi melindungi anak apabila suatu saat terpapar virus atau bakteri penyebab penyakit,” papar dr. Deddy.

Menurutnya, sistem kekebalan tubuh anak masih berkembang sehingga lebih rentan terhadap berbagai penyakit infeksi. Melalui vaksinasi, tubuh dilatih membentuk antibodi sehingga lebih siap melawan penyakit saat paparan terjadi.

Ia menjelaskan, imunisasi mampu mencegah berbagai penyakit, di antaranya hepatitis B, tuberkulosis (TBC), difteri, pertusis, tetanus, polio, campak, rubella, pneumonia, meningitis, influenza, rotavirus, gondongan, cacar air, hepatitis A, tifus, hingga hand, foot and mouth disease (HFMD).

Selain melindungi anak, vaksinasi juga membantu memutus rantai penularan penyakit di masyarakat. Cakupan imunisasi yang tinggi akan melindungi kelompok rentan seperti bayi, lansia, dan individu dengan daya tahan tubuh lemah.

Terkait efek samping, dr. Deddy mengatakan orang tua tidak perlu khawatir apabila anak mengalami demam ringan, kemerahan, atau nyeri di lokasi suntikan setelah imunisasi. “Reaksi tersebut merupakan respons normal karena sistem kekebalan tubuh sedang membentuk perlindungan. Risikonya jauh lebih kecil dibandingkan jika anak tidak mendapatkan vaksin,” kata dr. Deddy.

Ia juga mengingatkan orang tua agar tidak menunda jadwal imunisasi hanya karena anak tampak sehat. Apabila ada vaksin yang terlewat, jadwal imunisasi kejar tetap dapat disusun bersama dokter agar perlindungan anak tetap optimal. “Setiap vaksin yang diberikan adalah langkah kecil yang membawa manfaat besar bagi masa depan anak. Jangan menunggu sampai anak sakit untuk mulai melindunginya. Lengkapi imunisasi sesuai jadwal dan konsultasikan dengan dokter spesialis anak agar si kecil memperoleh perlindungan yang optimal,” pungkas dr. Deddy.(tok)