Temani BPBD Salurkan Air Bersih, Kriesna Minta Pemda Prioritaskan Pengeboran Air Bersih

oleh -474 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Ketua DPD Partai Golkar Bondowoso, Ady Kriesna, mendampingi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Dusun Sumber Biru, Desa Klabang, Kecamatan Tegalampel, Sabtu (27/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kriesna juga menggelar bakti sosial dengan membagikan paket sembako kepada sejumlah janda lanjut usia yang terdampak krisis air bersih.

Kegiatan sosial itu turut dihadiri Kepala Desa Klabang, Joko, Kasi Kecamatan Tegalampel, serta Sekretaris BPBD Kabupaten Bondowoso. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bentuk sinergi dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi dampak musim kemarau.

Selama kurang lebih satu bulan terakhir, warga Dusun Sumber Biru mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kebutuhan air minum masih dipenuhi melalui dropping air dari BPBD, sedangkan untuk kebutuhan mandi, cuci, dan kakus (MCK), sekitar 50 kepala keluarga harus berjalan kurang lebih satu kilometer setiap hari.

Menurut Kriesna, Desa Klabang sebenarnya telah memiliki sumur bor dengan kedalaman sekitar 80 meter. Namun, debit air yang dihasilkan terus menurun sehingga belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara maksimal.

Salah seorang warga penerima bantuan mengaku bersyukur atas kepedulian yang diberikan. Menurutnya, bantuan air bersih dan sembako sangat membantu meringankan beban masyarakat yang sudah hampir sebulan mengalami kesulitan.

“Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Air bersih ini benar-benar kami butuhkan untuk kebutuhan sehari-hari. Ditambah bantuan sembako, tentu sangat berarti bagi kami. Semoga ke depan ada solusi agar kami tidak lagi kesulitan air setiap musim kemarau,” ujarnya.

Kriesna mengatakan, bantuan air bersih dan sembako merupakan langkah cepat untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Namun, ia menegaskan bahwa persoalan kekeringan harus diselesaikan melalui langkah yang lebih permanen.

Baca Juga :  Harga Minyakita Tetap Rp 15.700, Pemerintah Fokus Perbaiki Distribusi

“Saya berharap Pemerintah Daerah memprioritaskan alokasi anggaran untuk program pengeboran air bersih di daerah-daerah rawan kekeringan di Bondowoso. Dengan begitu, masyarakat tidak lagi bergantung pada bantuan dropping air setiap musim kemarau,” tegas Kriesna.

Ia berharap pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan dapat menghadirkan solusi jangka panjang melalui pembangunan infrastruktur air bersih yang memadai, sehingga masyarakat di wilayah rawan kekeringan dapat menikmati akses air bersih yang layak dan persoalan serupa tidak terus berulang setiap tahun.(wan)

No More Posts Available.

No more pages to load.