Khofifah Resmikan Rebranding RS Menur Jadi RS Prof. Dr. Moeljono, Luncurkan Pelita ASN

oleh -427 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan rebranding Rumah Sakit Menur menjadi Rumah Sakit Prof. Dr. Moeljono (Menur) sekaligus meluncurkan program Pelita ASN bertepatan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026, Senin (29/6/2026).

Khofifah mengatakan, perubahan nama tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat citra rumah sakit yang kini tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan jiwa, tetapi juga telah memiliki layanan kesehatan umum yang semakin lengkap dan modern.

“Rumah sakit ini sudah memiliki layanan yang sangat komprehensif. Karena itu saya ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa Rumah Sakit Menur tidak hanya melayani gangguan kejiwaan atau kesehatan mental, tetapi layanan lainnya juga sudah sangat komprehensif,” ujar Khofifah.

Meski berganti nama menjadi Rumah Sakit Prof. Dr. Moeljono, Khofifah berharap masyarakat tetap mudah mengenali rumah sakit tersebut dengan penyebutan Rumah Sakit Prof. Dr. Moeljono (Menur).

“Yang jelas, layanan-layanan di rumah sakit ini kini semakin modern, baik untuk layanan kesehatan jiwa maupun layanan kesehatan umum,” katanya.

Menurut Khofifah, kualitas pelayanan rumah sakit juga terus meningkat. Bahkan, sejumlah ruang VIP kerap digunakan oleh tokoh-tokoh penting di Jawa Timur.
“Saya sendiri sudah melihat ruangannya, cukup nyaman. Dari berbagai kesan yang saya terima, pelayanannya juga cepat,” ujarnya.
Selain meresmikan rebranding rumah sakit, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga meluncurkan Pelita ASN, layanan pendampingan dan konsultasi terintegrasi bagi aparatur sipil negara (ASN), khususnya terkait persoalan ketahanan keluarga.

Khofifah menjelaskan, program tersebut disiapkan sebagai ruang konsultasi bagi ASN yang menghadapi persoalan keluarga agar dapat memperoleh solusi sebelum masalah berkembang menjadi perceraian.

“ASN di Jawa Timur membutuhkan ruang untuk berkonsultasi mengenai persoalan-persoalan keluarga. Harapannya, sedapat mungkin kita bisa mencegah persoalan yang berpotensi berujung pada perceraian,” tuturnya.

Baca Juga :  Paul Alexander, Pria Bernapas dengan Paru-paru Besi Meninggal di Usia 78 Tahun

Ia mengungkapkan, hampir setiap pekan dirinya harus menandatangani izin perceraian ASN.
“Saya sering menyampaikan, mengapa setiap hari Jumat hampir selalu ada izin perceraian yang harus ditandatangani gubernur. Karena itu, persoalan-persoalan yang dihadapi masing-masing keluarga, sejauh masih bisa dicarikan solusi melalui konsultasi, ingin kita selesaikan dengan pendekatan yang solutif,” kata Khofifah.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi mengapresiasi peningkatan fasilitas dan pelayanan Rumah Sakit Prof. Dr. Moeljono.

“Hari ini saya hadir dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional 2026, meresmikan Rumah Sakit Prof. Dr. Moeljono, dan peluncuran Pelita ASN. Saya melihat sarana dan prasarananya sudah jauh lebih baik,” ujarnya.

Menurut Arifatul, Pelita ASN menjadi langkah strategis Pemprov Jatim dalam memberikan akses konsultasi bagi ASN yang menghadapi persoalan keluarga maupun persoalan pribadi.

Menanggapi masih maraknya kasus kekerasan terhadap anak, Arifatul menilai media memiliki peran penting dalam mempercepat penanganan korban.

“Kami berterima kasih karena dengan adanya pemberitaan dari teman-teman media, kami dapat lebih cepat menjangkau para korban. Dengan menjangkau korban lebih cepat, kita bisa memberikan layanan yang cepat, tepat, sekaligus mencegah munculnya korban-korban lainnya,” katanya.

Namun demikian, ia menegaskan penanganan kasus kekerasan terhadap anak tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.

“Saat ini kami terus membangun upaya agar peristiwa-peristiwa seperti ini tidak terjadi lagi di berbagai tempat, salah satunya melalui penguatan keluarga. Keluarga memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam membangun pola asuh yang berkualitas,” pungkasnya.(FRI)

No More Posts Available.

No more pages to load.