KILASJATIM.COM, Surabaya – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengancam mencopot camat dan lurah yang dinilai tidak responsif menangani persoalan warga. Tiga kecamatan menjadi sorotan utama setelah hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Eri hingga dini hari.
Ketiga wilayah tersebut adalah Kecamatan Sukomanunggal, Semampir, dan Sawahan. Eri langsung menginstruksikan Inspektorat Surabaya melakukan pemeriksaan terhadap camat dan lurah di tiga kecamatan itu.
“Saya instruksikan Inspektorat untuk memeriksa mereka. Kita lihat kinerjanya selama ini seperti apa. Kalau rekomendasinya diturunkan atau dicopot dari jabatannya, ya langsung saya copot,” tegas Eri Sabtu (27/6/2026).
Di Kecamatan Sukomanunggal, Eri menemukan persoalan pasar tumpah dan sampah yang menumpuk di saluran air. Sementara di Kecamatan Semampir, ia menyoroti tidak hadirnya camat dan lurah saat terjadi kemacetan parah di kawasan pasar.
Sedangkan di kawasan Blauran, Kecamatan Sawahan, Eri masih mendapati parkir liar yang dibiarkan sehingga mengganggu ketertiban kawasan.
Tak hanya tiga kecamatan tersebut, Eri mengungkapkan masih ada sekitar tiga hingga lima pejabat wilayah lain yang juga akan diperiksa Inspektorat. Mereka dinilai tidak menjalankan fungsi pelayanan karena tidak bisa dihubungi saat dirinya melakukan sidak.
“Ada kejadian di lapangan, saya telepon dan panggil, mereka tidak ada. Yang tiga kecamatan tadi masih datang meski tidak memberi solusi. Tapi yang ini lain, dipanggil saja sudah tidak ada,” ujarnya.
Menurut Eri, jabatan struktural bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah untuk hadir menyelesaikan persoalan warga kapan pun dibutuhkan.
“Jabatan struktural ini bukan untuk tidur nyenyak di malam hari. Ketika mengambil jabatan ini, waktu, jiwa, dan pemikiran harus didedikasikan penuh untuk warga Surabaya,” katanya.
Eri juga mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik akan menjalani evaluasi kinerja setiap enam bulan. Pejabat yang tidak mampu memenuhi target atau tidak menunjukkan kinerja sesuai harapan diminta siap menerima konsekuensi, termasuk dicopot dari jabatannya.(cit)




