Kepala Bakorwil Malang Ajak PWI Jatim Perkuat Narasi Pembangunan Menuju Malang Megapolitan

oleh -391 Dilihat

KILASJATIM.COM – Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Malang, Asep Kusdinar, melakukan diskusi bersama Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, Lutfil Hakim, di Kantor PWI Jawa Timur, Jalan Taman Apsari, Surabaya, Kamis (25/6/2026). Pertemuan tersebut membahas potensi strategis kawasan Jawa Timur bagian selatan sekaligus pentingnya membangun narasi bersama guna mempercepat pembangunan menuju kawasan Malang Megapolitan.

Dalam suasana diskusi yang berlangsung hangat, Asep Kusdinar menegaskan bahwa wilayah kerja Bakorwil Malang memiliki karakteristik yang sangat beragam. Mulai dari kawasan perkotaan, pegunungan, pertanian hingga wilayah pesisir yang menyimpan potensi besar untuk dikembangkan secara terpadu.

Menurutnya, setiap daerah di kawasan Jawa Timur bagian selatan memiliki karakter sosial, budaya, serta keunggulan ekonomi yang berbeda. Karena itu, pendekatan pembangunan harus disesuaikan dengan potensi lokal agar mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“Setiap daerah memiliki kekhasan dan karakter yang menjadi kekuatan pembangunan. Karena itu, pengembangan kawasan Jawa Timur bagian selatan harus dibangun berdasarkan potensi lokal sehingga mampu tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujar Asep.

Ia menjelaskan, konsep Malang Megapolitan tidak hanya dimaknai sebagai pengembangan kawasan perkotaan, tetapi juga sebagai upaya memperkuat konektivitas antardaerah, membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, meningkatkan daya saing wilayah, sekaligus mengoptimalkan sektor pariwisata, pertanian, industri kreatif, pendidikan, dan investasi.

Menurut Asep, percepatan pembangunan kawasan selatan Jawa Timur membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk media massa, agar potensi besar yang dimiliki kawasan tersebut semakin dikenal masyarakat luas maupun investor.

“Media memiliki peran strategis dalam membangun optimisme sekaligus memperkenalkan potensi-potensi besar yang dimiliki Selatan Jawa Timur. Narasi pembangunan yang positif akan menjadi energi bersama dalam mempercepat kemajuan kawasan,” katanya.

Baca Juga :  Jalur Cangar Dijadwalkan Buka Rabu Besok

Ia menambahkan, pembangunan tidak hanya membutuhkan infrastruktur fisik, tetapi juga penguatan komunikasi publik agar masyarakat memahami arah pembangunan serta turut berpartisipasi dalam prosesnya.

Sementara itu, Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim, menyambut baik gagasan pengembangan kawasan Malang Megapolitan sebagai salah satu strategi memperkuat pertumbuhan ekonomi Jawa Timur.

Menurutnya, media memiliki tanggung jawab menghadirkan informasi yang objektif, edukatif, serta mampu membangun optimisme publik terhadap berbagai agenda pembangunan daerah.

“Kami siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan secara profesional dan berimbang. Potensi Selatan Jawa Timur sangat besar dan perlu terus diperkenalkan kepada masyarakat luas melalui pemberitaan yang berkualitas,” ujar Lutfil.

Ia juga menilai kolaborasi antara pemerintah dan media merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem komunikasi publik yang sehat. Dengan demikian, berbagai potensi daerah dapat dipublikasikan secara lebih luas sehingga memberikan dampak positif terhadap pembangunan dan peningkatan investasi.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara Bakorwil Malang dan insan pers dalam mengawal pembangunan kawasan Jawa Timur bagian selatan. Kolaborasi ini juga diharapkan mampu memperkuat posisi Malang Raya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui konsep Malang Megapolitan yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan. (ZWK)

No More Posts Available.

No more pages to load.