Gandeng 9 Bank, Pakuwon Group Tawarkan Bunga Mulai 2,8 Persen Di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

oleh -408 Dilihat

KILASJATIM.COM – Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan potensi kenaikan suku bunga, Pakuwon Group menunjukkan optimisme terhadap prospek pasar properti nasional. Pengembang properti tersebut menggandeng sembilan bank besar untuk menggelar pameran bertajuk Pesta KPR yang berlangsung pada 25–28 Juni 2026 di Atrium Tunjungan Plaza 6, Surabaya.

Program ini dihadirkan sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian dengan skema pembiayaan yang lebih ringan sebelum terjadi potensi kenaikan suku bunga kredit maupun harga properti akibat meningkatnya biaya konstruksi.

Direktur Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi, mengatakan fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat. Namun, ia mengingatkan adanya potensi kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (The Fed) yang diperkirakan berdampak terhadap kenaikan suku bunga domestik hingga akhir 2026.

“Saat ini BI Rate berada di angka 5,75 persen dengan rata-rata suku bunga KPR pasar sekitar 7 hingga 8 persen. Melalui Pesta KPR ini kami berhasil bekerja sama dengan perbankan untuk memberikan subsidi bunga yang sangat kompetitif, mulai 2,8 persen hingga 3 persen,” ujar Sutandi, Kamis (25/6/2026).

Menurutnya, salah satu keunggulan program tersebut adalah penerapan skema bunga berjenjang tetap (fixed rate). Dengan skema tersebut, besaran cicilan selama masa kredit, baik 15 tahun maupun 20 tahun, sudah dapat diproyeksikan sejak awal sehingga konsumen terlindungi dari risiko kenaikan suku bunga mengambang (floating rate) di masa mendatang.

General Manager Marketing Pakuwon Group, Liliani Harsono, menambahkan kondisi perbankan yang saat ini agresif menyalurkan kredit menjadi momentum yang menguntungkan bagi masyarakat untuk membeli properti.

Ia menjelaskan, berbeda dengan banyak pengembang lain yang masih menawarkan proyek dalam tahap pembangunan, Pakuwon lebih banyak menyediakan produk ready stock atau siap huni sehingga konsumen dapat langsung menempati unit yang dibeli.

Baca Juga :  KPR Bunga 0,98% dari Pakuwon–BCA di Anniversary Exhibition 2025

Selama penyelenggaraan Pesta KPR, Pakuwon juga menawarkan berbagai program promosi untuk mempermudah transaksi pembelian properti.

Di kawasan Grand Pakuwon Surabaya Barat, tersedia sekitar 99 unit rumah siap huni dengan harga mulai Rp1,7 miliar. Sementara untuk apartemen tersedia Tower Lancaster dengan sisa sekitar 100 unit dan Tower Clayson sekitar 300 unit, dengan harga mulai Rp800 jutaan untuk tipe studio.

Sedangkan di kawasan Pakuwon City Surabaya Timur, tersedia sekitar 60 unit rumah siap huni dan sekitar 150 unit apartemen dengan harga mulai Rp600 jutaan.

Liliani mengatakan pihaknya menargetkan penjualan minimal 200 unit selama penyelenggaraan Pesta KPR. Dengan dukungan sembilan bank mitra, pihaknya optimistis target tersebut dapat terlampaui.

“Target minimal kami di setiap eksibisi adalah 200 unit terjual. Dengan dukungan penuh dari sembilan bank mitra, kami optimistis realisasinya bisa lebih dari itu,” katanya.

Ia mengungkapkan, skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) masih menjadi pilihan utama konsumen Pakuwon dengan kontribusi sekitar 65 persen terhadap total transaksi penjualan. Dari jumlah tersebut, sekitar 80 persen pembeli memilih skema bunga berjenjang karena dinilai memberikan kepastian cicilan dalam jangka panjang.

Sementara itu, sekitar 35 persen konsumen memilih metode pembayaran tunai, baik secara keras maupun bertahap.

Mengenai prospek bisnis hingga akhir tahun, Sutandi memastikan target penjualan semester pertama 2026 masih berada di jalur yang direncanakan.

Namun demikian, ia memberi sinyal bahwa harga properti baru pada semester kedua tahun ini berpotensi mengalami penyesuaian seiring meningkatnya biaya konstruksi dan tekanan inflasi global.

“Kami masih mempertahankan harga lama untuk unit-unit yang sudah dibangun. Namun untuk klaster maupun menara baru yang akan diluncurkan, kenaikan harga tinggal menunggu waktu. Bahkan bukan tidak mungkin penyesuaiannya mencapai dua digit mengikuti perkembangan pasar dunia,” pungkas Sutandi.

Baca Juga :  Pos Polisi Dibakar, Surabaya Pagi Ini Tanpa Polisi di Jalan

Melalui Pesta KPR 2026, Pakuwon Group berharap semakin banyak masyarakat dapat memanfaatkan momentum suku bunga kompetitif untuk memiliki hunian, sekaligus menjadikan properti sebagai instrumen investasi yang relatif aman di tengah dinamika ekonomi dan geopolitik global. (NEU)

No More Posts Available.

No more pages to load.