KILASJATIM.COM, Surabaya – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) mencatat prestasi membanggakan dengan menempati peringkat ke-3 nasional dan ke-86 dunia pada kategori SDG 3 (Good Health and Well-being) dalam Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2026. Capaian tersebut menempatkan Unusa di bawah Universitas Indonesia dan Universitas Airlangga, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai perguruan tinggi swasta dengan kinerja bidang kesehatan terbaik di Jawa Timur. Di tingkat global, Unusa sejajar dengan Queen’s University, Kanada.
Rektor Unusa, Prof. Tri Yogi Yuwono, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil penguatan pendidikan tenaga kesehatan, pengelolaan rumah sakit pendidikan, riset kesehatan masyarakat, serta program pengabdian yang menjangkau masyarakat hingga tingkat akar rumput. “Capaian ini menjadi bukti bahwa perguruan tinggi Nahdlatul Ulama mampu memberikan kontribusi nyata terhadap agenda pembangunan berkelanjutan dunia,” kata Prof. Tri Yogi.
Secara keseluruhan, posisi Unusa dalam THE Impact Rankings 2026 juga meningkat ke kelompok peringkat 1001–1500 dunia dari sebelumnya 1501+, sementara pada indikator SDG 3 melonjak dari peringkat 601–800 menjadi peringkat 86 dunia. “Kami bersyukur capaian ini menempatkan Unusa sebagai perguruan tinggi swasta dengan kinerja kesehatan terbaik di Jawa Timur dan tiga besar nasional. Ini menunjukkan bahwa investasi kami pada pendidikan kesehatan, rumah sakit pendidikan, dan pengabdian masyarakat telah memperoleh pengakuan internasional,” lanjut Prof. Tri Yogi Yuwono.
Selain bidang kesehatan, Unusa juga mencatat kinerja positif pada SDG 5 (Gender Equality) dengan peringkat dunia 601–800 dan SDG 6 (Clean Water and Sanitation) pada peringkat 401–600 dunia.
Menurut Prof. Tri Yogi, pemeringkatan ini tidak sekadar mencerminkan reputasi kampus, tetapi juga mengukur sejauh mana perguruan tinggi mampu memberikan dampak nyata bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan berkelanjutan.(tok)
