Pertamina Raup Laba Rp55 Triliun di Tengah Transisi Energi

oleh -314 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
(Foto: Gedung Pertamina-Ist/kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Surabaya – PT Pertamina (Persero) membukukan laba bersih sebesar US$ 3,35 miliar atau sekitar Rp 55,2 triliun sepanjang 2025. Kinerja positif tersebut ditopang pendapatan perusahaan yang mencapai US$ 70,89 miliar atau setara Rp 1.167,99 triliun.

Capaian itu terungkap dalam Laporan Tahunan Tahun Buku 2025 yang disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Jakarta.

Selain mencatat laba, Pertamina juga menyumbang Rp 360,76 triliun kepada negara melalui pajak, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), dan dividen. Perusahaan turut merealisasikan investasi domestik sebesar Rp 97,2 triliun serta mencatat penyerapan produk dalam negeri (PDN) senilai Rp 531,5 triliun.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, mengatakan capaian tersebut mencerminkan upaya perusahaan menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memperkuat transisi menuju energi yang lebih rendah karbon.

“Pertamina terus menjaga fundamental keuangan yang sehat sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian nasional,” ujar Simon dalam keterangan tertulis, Kamis (25/6/2026).

Dari sisi operasional, sektor hulu Pertamina mampu mempertahankan produksi migas di atas 1 juta barel setara minyak per hari (BOEPD) sepanjang 2025. Sementara sektor pengolahan mencatat Yield Valuable Product sebesar 83,7 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, dengan volume pengolahan mencapai 333 juta barel.

Pada sektor hilir, Pertamina memasok sekitar 70 persen kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) nasional. Adapun bisnis gas mencatat pertumbuhan dengan volume transmisi mencapai 587 BSCF atau naik 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Di bidang logistik maritim, volume kargo domestik dan internasional yang diangkut mencapai 172 juta kiloliter. Sementara pada sektor energi baru dan terbarukan, produksi listrik tercatat sebesar 8.711 GWh atau meningkat 3 persen dibandingkan 2024.

Baca Juga :  PLN Gandeng Asosiasi Bisnis Tumbuhkan Perekonomian Jatim 2018

Pertamina juga melanjutkan program dekarbonisasi di berbagai lini bisnis. Sepanjang 2025, perusahaan mengklaim berhasil menurunkan emisi karbon sebesar 2,27 juta ton CO2e sebagai bagian dari dukungan terhadap target Net Zero Emission (NZE).

Menurut Simon, capaian tersebut tidak hanya mencerminkan kinerja korporasi, tetapi juga tanggung jawab perusahaan dalam menjaga pasokan energi bagi masyarakat dan sektor-sektor produktif nasional.

“Kami harus memastikan energi tetap tersedia dan andal bagi masyarakat, industri, dan sektor strategis yang menggerakkan perekonomian,” katanya.

Melalui kinerja tersebut, Pertamina menegaskan komitmennya untuk menjaga ketahanan energi nasional, memperkuat investasi dalam negeri, serta mempercepat transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan. (cit) 

No More Posts Available.

No more pages to load.