Muharram Asyura Tamanan Perkuat Sinergi Pemerintah, Ulama, dan Masyarakat

oleh -481 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Peringatan bulan Muharram 1448 Hijriah di Kecamatan Tamanan berlangsung semarak. Selama beberapa hari, berbagai kegiatan bernuansa religius, budaya, dan pendidikan digelar dengan melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, guru, tokoh masyarakat, hingga para ulama.

Kegiatan yang dipusatkan di sejumlah lokasi di wilayah Kecamatan Tamanan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menyambut tahun baru Islam.

Camat Tamanan, Abdul Mufid, menjelaskan bahwa peringatan Muharram tahun ini dikemas dalam rangkaian kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada aspek keagamaan, tetapi juga memberikan ruang bagi generasi muda untuk menampilkan potensi dan kreativitasnya.

Rangkaian acara dimulai pada 15 Juni 2026 dengan kegiatan Awal Ta’aruf IGTKI yang diikuti para pendidik taman kanak-kanak. Pada hari yang sama, masyarakat juga disuguhkan pawai lampion serta pembukaan Rokat Tanah Kecamatan yang menjadi salah satu tradisi yang terus dilestarikan.

Nuansa spiritual semakin terasa pada 16 Juni saat digelar istighosah bersama tingkat kecamatan. Kegiatan tersebut menjadi sarana bermunajat dan memohon keberkahan bagi masyarakat serta kemajuan wilayah Kecamatan Tamanan.

Memasuki 17 Juni, perhatian masyarakat tertuju pada pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kecamatan. Selain menjadi ajang syiar Islam, kegiatan ini juga menjadi wadah pembinaan bagi para qari dan qariah muda. Di hari yang sama, panggung seni budaya diisi penampilan siswa PAUD, TK, dan SD yang menampilkan beragam kreasi seni dan budaya daerah.

Semarak Muharram berlanjut pada 19 Juni melalui pentas seni budaya yang melibatkan pelajar SMP, SMA, dan SMK. Berbagai penampilan yang ditampilkan menunjukkan antusiasme generasi muda dalam melestarikan budaya sekaligus mengembangkan bakat yang dimiliki.

Baca Juga :  Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso yang Karaoke di Kelas Kena Sanksi Disiplin

Puncak kegiatan berlangsung pada 20 Juni melalui pengajian umum yang menghadirkan KH Syakur Dewa, Pengasuh Pondok Pesantren Darut Tauhid Al Masyhudin. Kehadiran tokoh agama tersebut menjadi magnet bagi masyarakat yang ingin menambah wawasan keislaman sekaligus mempererat ukhuwah.

Abdul Mufid berharap rangkaian kegiatan Muharram Asyura dapat menjadi sarana memperkuat kolaborasi antara pemerintah kecamatan, lembaga pendidikan, para ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga.

“Momentum Muharram ini kami jadikan sebagai sarana mempererat persaudaraan dan membangun sinergi bersama. Dengan kebersamaan yang kuat, kami optimistis Kecamatan Tamanan akan semakin maju, harmonis, dan penuh keberkahan,” ungkapnya.

Menurutnya, semangat kebersamaan yang terbangun selama rangkaian kegiatan tersebut merupakan modal penting dalam mendukung berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Tamanan.(wan)

No More Posts Available.

No more pages to load.