Hujan Deras Sejak Dini Hari, Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Banjir dan Macet

oleh -597 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Wahan Waterpark baru di Surabaya saat terjadi hujan. Kawasan Ngagel Madya yang banjir parah akibat hujan sejak dini hari hingga pagi ini. (Foto: @aslisurabaya)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Hujan deras yang mengguyur Surabaya sejak dini hari menyebabkan sejumlah kawasan tergenang banjir pada Senin (22/6/2026). Genangan terjadi di beberapa titik yang langganan banjir di Surabaya

Pantuan kilasjatim, kawasan yang mengalami banjir di antaranya Jalan Tanjungsari, kawasan Simo Kalangan, Jalan Imam Bonjol, dan Jalan Kartini serta kawasan Jalan Ngagel Madya.

Ketinggian air bervariasi, mulai belasan sentimeter hingga mencapai sekitar selutut orang dewasa di beberapa lokasi. Kondisi tersebut berdampak pada arus lalu lintas dan aktivitas warga yang melintas.

Tampak kawasan Medokan Semampir yang menjadi langganan banjir saat hujan. (Foto: tangkapan layar @aslisurabaya)

Salah satu titik yang mengalami kepadatan kendaraan berada di bawah jembatan tol kawasan Simo Kalangan. Tingginya genangan membuat banyak pengendara memilih tidak melintas karena khawatir kendaraan mogok. Akibatnya, antrean kendaraan mengular dan menyebabkan perlambatan arus lalu lintas.

Sejumlah pengendara sepeda motor yang nekat menerobos banjir terpaksa mematikan mesin dan mendorong kendaraannya setelah kesulitan melewati genangan yang cukup dalam.

Sementara itu, genangan juga terjadi di kawasan pusat kota, tepatnya di Jalan Kartini. Ketinggian air yang mencapai sekitar 40 hingga 50 sentimeter membuat banyak pengendara roda dua memilih mencari jalur alternatif melalui jalan-jalan perkampungan di sekitar lokasi.

Selain Kartini, genangan juga dilaporkan terjadi di ruas Jalan Imam Bonjol dan kawasan Tanjungsari. Hingga pagi hari, sejumlah titik masih tergenang dan memengaruhi kelancaran lalu lintas.

Warga dan pengendara diimbau meningkatkan kewaspadaan saat melintas di kawasan terdampak banjir, terutama pada titik-titik yang memiliki genangan cukup tinggi dan berpotensi menyebabkan kendaraan mogok.

Hingga berita ini diturunkan, ketinggian air di kawasan yang menjadi langganan banjir masih tinggi. Sedangkan di kawasan Simo Kalangan tampak petugas Damkar melakukan upaya menyedot air agar jalan bisa dilalui kendaraan.(cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.