Festival Muharram Jadi Panggung Promosi Batik Bondowoso dan Produk Kreatif Lokal

oleh -609 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Fashion Show Busana Muslim, Muslimah dan Batik yang digelar dalam rangka Festival Muharram 1448 Hijriah berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menampilkan kreativitas sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal melalui ragam busana yang memadukan nilai religius dengan kearifan khas Bondowoso.

Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, mengatakan bahwa pelestarian budaya daerah harus terus dilakukan di tengah perkembangan zaman dan arus globalisasi yang semakin pesat. Menurutnya, budaya lokal merupakan identitas yang harus dijaga sekaligus dikembangkan agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

“Festival Muharram ini menjadi ruang yang sangat baik untuk menunjukkan bahwa nilai-nilai keislaman dan warisan budaya daerah dapat berjalan beriringan. Batik khas Bondowoso harus terus diperkenalkan dan dikembangkan sebagai kebanggaan masyarakat,” ujar Bupati Hamid.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan fashion show tersebut juga sejalan dengan misi pembangunan daerah, khususnya dalam upaya melestarikan kearifan lokal serta memperkuat kehidupan kebudayaan yang berlandaskan nilai keimanan dan ketakwaan. Perpaduan busana muslim dengan batik lokal dinilai mampu memperkuat karakter masyarakat yang religius sekaligus mencintai budaya daerahnya.

Selain menjadi ajang pelestarian budaya, kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. Bupati Hamid menilai sektor industri kreatif memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan menjadi salah satu penopang ekonomi daerah melalui pemberdayaan pelaku UMKM.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita mendorong produk-produk lokal agar memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi. Busana muslim dengan sentuhan motif khas Bondowoso memiliki peluang besar untuk berkembang di pasar yang lebih luas,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati berharap lahirnya desainer-desainer muda kreatif yang mampu mengembangkan industri fesyen berbasis budaya lokal. Menurutnya, keberadaan ekosistem industri kreatif yang kuat akan berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung sektor pariwisata daerah.

Baca Juga :  Ribuan Jamaah Padati Maulid Nabi di Grujugan Kidul, Bupati Abdul Hamid Ajak Warga Teladani Akhlak Rasulullah

Pada kesempatan tersebut, Bupati Abdul Hamid Wahid juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, pelaku UMKM, serta berbagai pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan acara. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan warisan budaya sebagai bagian dari identitas daerah.

“Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam kegiatan ini menjadi modal penting untuk membangun Bondowoso yang lebih maju, unggul, berbudaya, dan berdaya saing. Mari kita terus mencintai produk lokal dan menjaga warisan leluhur untuk generasi yang akan datang,” pungkasnya.(wan)

No More Posts Available.

No more pages to load.