Mati Lampu Bergilir Ganggu Layanan Publik dan Mobilitas Warga Surabaya

oleh -1861 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Salah satu ruang perkantoran yang alami pemadaman bergilir yang dilakukan PLN. (Foto: kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Pemadaman listrik bergilir masih melanda Surabaya. Pada Jumat (19/6/2026), sedikitnya tujuh traffic light padam hampir bersamaan akibat gangguan pasokan listrik yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

Kondisi tersebut membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya kewalahan mengatur lalu lintas. Sejumlah simpang yang kehilangan pasokan listrik terpaksa dijaga secara manual oleh petugas Dishub dan kepolisian untuk mencegah kemacetan.

Penyediaan Perlengkapan Jalan (PPJ) Dishub Surabaya, Abi Dwi Septianto, mengatakan pemadaman terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Dari sejumlah titik yang terdampak, hanya sebagian yang bisa ditopang menggunakan genset.

“Baru tiga yang bisa kita genset karena keterbatasan personel dan genset. Padamnya terjadi bersamaan, jadi cukup kewalahan,” kata Abi.

Menurut dia, Dishub sebelumnya telah menerima informasi adanya gangguan kelistrikan dari PLN. Namun, informasi yang diterima belum menjelaskan secara rinci wilayah mana saja yang akan terdampak pemadaman.

Koordinasi sementara baru dilakukan dengan PLN Surabaya Utara. Dishub juga telah menyerahkan data simpang lalu lintas yang berada di wilayah kerja tersebut untuk membantu proses penanganan.

Abi memperkirakan pemadaman traffic light masih berpotensi terjadi secara bergantian hingga sore hari. Sebab, belum ada kepastian mengenai durasi gangguan maupun jadwal normalisasi pasokan listrik.

“Belum ada kepastian berapa lama gangguannya,” ujarnya.

Dampak pemadaman tidak hanya dirasakan di jalan raya. Sejumlah perkantoran juga dilaporkan mengalami gangguan listrik, diantaranya di kawasan Jalan Taman Apsari, Gubernur Suryo dan Panglima Sudirman.

Sebelumnya, gangguan pada sistem pembangkit listrik di wilayah interkoneksi Jawa Timur menyebabkan berkurangnya kapasitas pasokan listrik. Kondisi tersebut memaksa PLN menerapkan manajemen beban di sejumlah daerah, termasuk Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik.

Baca Juga :  PLN Berangkatkan 1000 Pemudik Gratis ke 33 Kota/Kabupaten di Jawa Timur dan Jawa Tengah

Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Jawa Timur Dana Puspita Sari membenarkan bahwa manajemen beban masih dilakukan hingga Jumat pagi.

“Kami masih melakukan manajemen beban pagi ini. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” kata Dana.

Hingga siang hari, proses penormalan sistem kelistrikan masih berlangsung. Sementara itu, warga dan pengguna jalan diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi persimpangan yang terdampak pemadaman karena berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas maupun risiko kecelakaan.(cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.