Festival Muharram 1448 H dan Road to Fesyar SAMARA Dibuka, Bondowoso Perkuat Ekonomi Syariah dari Akar Rumput

oleh -456 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah menjadi momentum penting bagi Kabupaten Bondowoso untuk memperkuat ekonomi umat. Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Bank Indonesia Jember, dan berbagai pemangku kepentingan, Festival Muharram 1448 H x Road to Fesyar SAMARA (Semarak Ekonomi Syariah Sekarkijang) resmi dibuka dengan menghadirkan rangkaian kegiatan yang berfokus pada penguatan ekonomi syariah dan pemberdayaan UMKM.

Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Jember dan seluruh pihak yang telah menginisiasi sinergi tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Bondowoso.

“Festival Muharram yang dipadukan dengan Road to Fesyar SAMARA bukan sekadar perayaan tahun baru Islam, tetapi menjadi ikhtiar bersama dalam membangun ekonomi masyarakat yang lebih kuat, mandiri, dan berkeadilan,” ujarnya.

Bupati menegaskan bahwa ekonomi syariah memiliki peran penting dalam mendorong kesejahteraan masyarakat. Karena itu, berbagai program yang diluncurkan dalam kegiatan tersebut diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada pelaku usaha dan masyarakat luas.

Hal itu tercermin dari sejumlah agenda utama yang digelar, mulai dari pengukuhan HEBITREN, penyerahan mock-up business matching pembiayaan syariah, hingga penyerahan sertifikat halal kepada pelaku UMKM dan Rumah Potong Hewan (RPH). Langkah tersebut menjadi bentuk nyata dukungan terhadap pengembangan usaha lokal agar semakin berdaya saing dan memiliki akses yang lebih luas terhadap pembiayaan syariah.

“Fondasi ekonomi umat akan semakin kuat ketika pelaku usaha mendapatkan pendampingan, akses pembiayaan yang tepat, dan legalitas usaha yang memadai. Inilah yang sedang kita bangun bersama,” kata Abdul Hamid Wahid.

Menurutnya, sertifikasi halal dan pembiayaan berbasis syariah bukan hanya menjadi kebutuhan administratif, tetapi juga instrumen penting untuk meningkatkan kualitas produk serta memperluas peluang pasar bagi UMKM Bondowoso.

Baca Juga :  Besok Nisfu Syaban, Malam Istimewa Penuh Kebaikan

Di hadapan para pelaku usaha, tokoh agama, dan masyarakat yang hadir, Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat memanfaatkan Bulan Pembiayaan Syariah sebagai sarana meningkatkan literasi keuangan dan mengembangkan usaha yang produktif. Ia berharap semangat hijrah yang terkandung dalam Tahun Baru Islam dapat menjadi inspirasi untuk terus berinovasi dan menciptakan peluang ekonomi baru.

Tak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, Festival Muharram juga menjadi ruang untuk memperkuat ukhuwah dan kebersamaan masyarakat. Melalui Tabligh Akbar yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan, masyarakat diajak mempererat persaudaraan serta menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman.

“Mari kita jadikan momentum Muharram ini sebagai penguat persatuan, semangat bekerja, dan semangat membangun Bondowoso yang lebih maju serta penuh keberkahan,” tuturnya.

Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid secara resmi membuka Festival Muharram 1448 Hijriah x Road to Fesyar SAMARA. Kegiatan ini diharapkan menjadi penggerak lahirnya ekonomi syariah yang semakin kuat, memperluas kesempatan usaha bagi masyarakat, serta menghadirkan manfaat yang nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Bondowoso.(wan)

No More Posts Available.

No more pages to load.