Pertamina Buka Alasan Harga Pertamax Naik, Ternyata Baru 50% dari Harga Pasar

oleh -227 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
(Foto: dok kilasjatim/ist)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Harga BBM jenis Pertamax mengalami kenaikan sejak 10 Juni 2026. Pertamina Patra Niaga menyatakan penyesuaian tersebut dilakukan mengikuti mekanisme harga pasar yang telah ditetapkan pemerintah untuk bahan bakar non-subsidi.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun mengatakan Pertamax dan produk dalam kelompok Pertamax Series merupakan BBM non-subsidi yang harga jualnya disesuaikan dengan perkembangan parameter pasar dan kondisi ekonomi yang memengaruhi biaya pengadaan energi.

Sementara itu, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tidak mengalami perubahan karena tetap ditetapkan pemerintah.

Menurut Roberth, penyesuaian harga Pertamax pada Juni 2026 mempertimbangkan fluktuasi harga energi di pasar internasional. Namun, besaran kenaikan yang diterapkan belum sepenuhnya mengikuti harga pasar.

“Saat ini penyesuaian harga Pertamax baru sekitar 50 persen dari selisih harga pasar,” kata Roberth dalam keterangannya, Kamis (18/6/2026).

Ia menambahkan, jika dibandingkan dengan harga BBM sejenis di sejumlah negara ASEAN, harga Pertamax di Indonesia masih relatif kompetitif. Langkah tersebut disebut sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung stabilitas perekonomian.

Pertamina juga menegaskan evaluasi harga BBM non-subsidi dilakukan secara berkala setiap bulan mengikuti perkembangan parameter keekonomian. Meski demikian, penerapannya tetap mempertimbangkan kebijakan pemerintah dan kondisi domestik.

Kenaikan Pertamax ini kembali menegaskan perbedaan skema penetapan harga antara BBM subsidi dan non-subsidi. Jika Pertalite dan Biosolar ditetapkan pemerintah melalui kebijakan subsidi energi, harga Pertamax mengikuti pergerakan pasar dengan evaluasi rutin sesuai kondisi ekonomi dan harga energi global.(cit)

Baca Juga :  Pelni Dapat Suntikan Rp3 Triliun untuk Pengadaan Tiga Kapal Penumpang Baru

No More Posts Available.

No more pages to load.