Gelar Budaya Amarta Dewi Rengganis, Bupati Bondowoso Serukan Penguatan Jati Diri Generasi Muda

oleh -384 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso– Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, menyerukan pentingnya penguatan jati diri generasi muda melalui pelestarian budaya dan kearifan lokal dalam Gelar Budaya “Ini Budi – Amarta Dewi Rengganis” yang digelar sebagai ruang edukasi sekaligus upaya menjaga warisan budaya daerah.

Bupati Abdul Hamid Wahid menyampaikan bahwa perkembangan zaman yang semakin cepat menghadirkan tantangan besar bagi generasi muda. Arus globalisasi yang tidak dapat dihindari berpotensi mengikis kecintaan terhadap budaya dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur.

Menurutnya, penguatan karakter berbasis kearifan lokal menjadi langkah strategis yang harus terus dilakukan untuk menjaga identitas bangsa sekaligus membentuk generasi yang tangguh menghadapi perubahan zaman.

“Penguatan karakter berbasis kearifan lokal bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan strategis demi menjaga masa depan bangsa,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan apresiasi kepada Teater Gas Bondowoso yang telah menginisiasi program pembelajaran budaya “Ini Budi”. Program tersebut dinilai menjadi media efektif dalam mengenalkan seni, kebajikan, keindahan, serta nilai-nilai budaya kepada anak-anak sejak usia dini.

Melalui pertunjukan Amarta Dewi Rengganis, masyarakat diajak memahami pesan-pesan moral yang dikemas melalui perpaduan seni tari, musik, dan teater. Kisah legenda Dewi Rengganis yang menjadi bagian dari khazanah budaya Bondowoso dinilai mampu menjadi sarana pembelajaran karakter yang dekat dengan kehidupan generasi muda.

Bupati menegaskan bahwa pelestarian budaya tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata. Upaya tersebut harus diwujudkan melalui proses pembelajaran yang berkelanjutan, terarah, dan melibatkan berbagai pihak.

Karena itu, ia mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku seni, komunitas budaya, serta masyarakat, termasuk komunitas Ngampar Lamak yang turut berperan dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Khofifah Ajak Mereka Nguri-Uri Budaya Jatim di Tanah Rantau dan Tetap Guyub Rukun  

Menurutnya, sinergi semacam itu menjadi modal penting untuk memastikan budaya lokal tetap hidup, berkembang, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Abdul Hamid Wahid mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan dengan semangat “Satu Hati, Satu Budi, Satu Bangsa”. Ia berharap nilai-nilai yang terkandung dalam kisah Dewi Rengganis dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, mencintai budaya, dan memiliki kepedulian terhadap daerahnya.

“Marilah kita jadikan Bondowoso sebagai rahim yang subur bagi tumbuhnya generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus luhur secara kultural,” pungkasnya.(wan)