FKUB Surabaya Ajak Jadikan Tahun Baru Islam Momentum Introspeksi Moral di Era Digital

oleh -421 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan. Momentum pergantian tahun Hijriah perlu dimaknai sebagai kesempatan untuk melakukan introspeksi diri dan mendorong perubahan perilaku ke arah yang lebih baik, terutama dalam memperkuat kesalehan sosial dan moral di tengah perkembangan era digital.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Surabaya, Muhammad Yazid, mengatakan Muharram memiliki makna penting dalam perjalanan sejarah Islam. Menurutnya, semangat hijrah yang menjadi inti peringatan Tahun Baru Islam harus diwujudkan dalam bentuk perubahan sikap dan perilaku yang memberikan dampak positif bagi kehidupan bermasyarakat.

“Momentum Muharram ini adalah momentum yang luar biasa dalam keberlangsungan sejarah perkembangan Islam. Kita berharap dengan tahun baru Hijriah ini ada upaya untuk perubahan ke arah yang lebih baik,” kata Yazid, Selasa (16/6/2026).

Ia menilai, tantangan kehidupan modern menuntut umat Islam tidak hanya memperkuat kesalehan spiritual, tetapi juga membangun kesalehan sosial dan moral. Hal tersebut dinilai semakin penting di tengah derasnya arus informasi yang berkembang melalui berbagai platform digital.

Menurut Yazid, kemampuan menyikapi informasi dengan bijak menjadi salah satu bentuk implementasi nilai-nilai moral yang harus terus dijaga. Masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya serta mampu membangun interaksi sosial yang sehat dan beretika.

“Kesantunan dan kesalehan moral itu penting. Bagaimana kita menyerap informasi, merespons informasi, hingga membangun hubungan sosial, semuanya harus dilandasi moral yang baik,” ujarnya.

Yazid juga menyoroti fenomena di kalangan generasi muda yang kerap menerima dan membagikan informasi secara spontan tanpa melakukan proses verifikasi terlebih dahulu. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi memunculkan kesalahpahaman hingga penyebaran informasi yang tidak akurat.

Baca Juga :  Berbagai Tradisi Unik Malam 1 Suro di Jawa Timur

Karena itu, ia mengajak masyarakat menjadikan peringatan Tahun Baru Islam sebagai momentum refleksi untuk memperbaiki cara berpikir, bersikap, dan berinteraksi di ruang publik maupun ruang digital.

“Momentum Muharram ini harus dijadikan sebagai momentum untuk introspeksi secara moral, terutama bagi generasi muda,” katanya.

Melalui semangat hijrah, FKUB Surabaya berharap masyarakat dapat terus meningkatkan kualitas diri, memperkuat nilai-nilai toleransi, menjaga etika dalam bermedia sosial, serta membangun kehidupan sosial yang lebih harmonis dan beradab di tengah dinamika perkembangan teknologi informasi.(kar)

No More Posts Available.

No more pages to load.