Smash for Humanity, Padel untuk Disabilitas

oleh -326 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Memadukan turnamen padel, bazar UMKM, dan aksi kemanusiaan untuk mendukung Komunitas Mata Hati (KMH) Surabaya, komunitas pemberdayaan penyandang disabilitas netra, program Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (MM FEB UNAIR) melalui Wani Bakoelan Unair gelar Smash for Humanity di Marina Padel Surabaya, Minggu (14/6/2026).

Mengusung tema: Play with Purpose, Smash for Humanity, acara ini menjadi bagian dari program Creating Shared Value (CSV) yang bertujuan membangun kolaborasi antara dunia pendidikan, komunitas sosial, dan pelaku usaha.

Dosen pengampu MM FEB Unair, Prof. Dr. Gancar Candra Premananto, S.E., M.Si., CMA., CDM., mengatakan olahraga tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana membangun kepedulian sosial. “Padel memiliki filosofi yang baik dalam menjalani kehidupan, yakni kecekatan menghadapi tantangan, keaktifan menjemput peluang, dan kebersamaan dalam tim. Smash for Humanity menjadi contoh bahwa bersenang-senang juga bisa diiringi dengan semangat berbagi dan meningkatkan kepekaan sosial,” terang Gancar.

Komunitas Mata Hati hadir memperkenalkan berbagai produk dan layanan yang dikelola penyandang tunanetra, seperti Kopicek, kopi espresso racikan barista tunanetra, serta layanan terapi pijat TEPI.

Co-Founder Komunitas Mata Hati, Dian Ika Riani, menilai kegiatan ini menjadi sarana penting untuk memperkenalkan isu disabilitas kepada masyarakat luas. “Bagi KMH, kegiatan ini juga menjadi wahana sosialisasi keberadaan penyandang disabilitas kepada masyarakat umum,” kata Dian.

Ketua Komunitas Mata Hati, Danny Heru, berharap kolaborasi serupa dapat semakin banyak dilakukan agar pemahaman tentang disabilitas terus berkembang di masyarakat. “Kami berharap semakin banyak pihak yang mengadopsi kegiatan seperti ini sehingga ekosistem inklusivitas dapat terwujud. Teman-teman disabilitas bisa berdaya sesuai kompetensinya dan hidup lebih mandiri, khususnya secara finansial,” tambah Danny.

Baca Juga :  KPK Amankan Bupati Pati Sudewo dalam OTT Dugaan Pungutan Perangkat Desa

Sementara itu, ketua pelaksana Smash for Humanity, Alief Abdullah, menjelaskan kegiatan ini melibatkan 56 peserta turnamen, 38 mahasiswa, lima pelaku usaha, dan 15 anggota KMH. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa olahraga dapat menjadi ruang pertemuan berbagai pihak untuk menghadirkan dampak sosial yang nyata. “Sinergi antara komunitas olahraga, mahasiswa, pelaku usaha, media, dan komunitas sosial menciptakan ruang kolaboratif yang tidak hanya menghadirkan hiburan dan kompetisi, tetapi juga membawa nilai kemanusiaan,” papar Alief.

Selain menggalang dukungan bagi pemberdayaan penyandang tunanetra, kegiatan ini juga mendorong promosi produk UMKM lokal. Selama acara berlangsung, puluhan produk kopi hasil karya anggota KMH berhasil terjual dan diperkenalkan kepada peserta serta pengunjung.

Melalui Smash for Humanity, MM FEB Unair ingin menunjukkan bahwa olahraga, kewirausahaan, dan aksi sosial dapat berjalan beriringan untuk membangun masyarakat yang lebih inklusif dan berdaya.(tok)

No More Posts Available.

No more pages to load.